Breaking News:

Pemilu 2024

Pemilu 2024: Survei SMRC Sebut PKB Menguat Dua Tahun Terakhir, Cak Imin: Konsisten Tiga Besar

Beberapa waktu lalu, Lembaga Survei Puspoll Indonesia menempatkan elektabilitas PKB berada di posisi ketiga di bawah PDIP dan Gerindra.

warta kota
Survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melaporkan, elektabilitas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) semakin menguat dalam kurun dua tahun terakhir. Foto dok: Ketua Umum PKB A Muhaimin Iskandar. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Salah satu partai yang memiliki basis massa kuat adalah Partai Kebangkitan Bangsa.

Partai yang dipimpin keponakan KH Abdurahman Wahid, yaitu Abdul Muhaimin Iskandar ini memiliki basis massa kaum nahdliyin, terutama di Jawa Timur tempat Nahdlatul Ulama dilahirkan.

Sementara itu survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melaporkan, elektabilitas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) semakin menguat dalam kurun dua tahun terakhir.

Menurut Direktur Riset SMRC Deni Irvani, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (7/10/2021) mengatakan, partai yang mengalami penguatan dalam dua tahun terakhir adalah PKB, Golkar, Demokrat, PKS, dan NasDem.

Hal itu juga disampaikan Deni saat menyampaikan hasil survei terbaru SMRC bertajuk "Partai dan Calon Presiden: Kecenderungan Sikap Pemilih Menjelang 2024" secara daring.

Hasil survei ini menunjukkan bahwa jika pemilu diadakan sekarang, PDIP mendapat dukungan terbesar, yakni 22,1 persen.

Baca juga: Pemilu 2024, Survei SMRC: Tren Elektabilitas Partai Demokrat Naik di Bawah Kepemimpinan AHY

Baca juga: Pemilu 2024, Survei Terbaru: Empat Besar Parpol Makin Kompetitif, PSI Jadi Kuda Hitam

Kemudian disusul Golkar 11,3 persen, PKB 10 persen, Gerindra 9,9 persen, Demokrat 8,6 persen, PKS 6 persen, dan NasDem 4,2 persen.

Sementara partai-partai lain di bawah 3 persen, dan yang belum tahu 18,8 persen.

"Terjadi persaingan yang cukup ketat antara partai PKB, Golkar, Gerindra, untuk memperebutkan posisi kedua setelah PDIP," kata Deni menegaskan.

Survei opini publik ini digelar pada 15 - 21 September 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung.

Baca juga: Pemilu 2024: Tolak Usulan Pemerintah, F-PDIP Setuju Pemungutan Suara Dilaksanakan 21 Februari

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved