DKI Jadi Percontohan Nasional Karena Mampu Tekan Kasus Covid-19 Turun 78 Kali Lipat

Karenanya kata dia apa yang dilakukan di DKI terkait penanganan Covid-19 akan menjadi percontohan nasional agar dapat ditiru provinsi lainnya.

Biro Pers/Setpres - Muchlis Jr
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan dengan melihat perkembangan yang positif ini, menjadi dasar bagi pemerintah menerapkan perpanjangan kebijakan PPKM dengan berbasis mikro hingga ke tingkat terkecil dalam masyarakat. 

WARTAKOTALIVE.COM -- Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Bakti Adisasmito mengatakan capaian pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam menurunkan kasus penularan Covid-19 hingga 78 kali lipat dari puncak adalah hal yang luar biasa.

Bahkan, penurunan ini melebihi angka kenaikan kasus sebesar 24 kali lipat dari puncak.

Karenanya kata dia apa yang dilakukan di DKI terkait penanganan Covid-19 akan menjadi percontohan nasional agar dapat ditiru provinsi lainnya.

“Jadi kita pastikan dengan protokol kesehatan, kecepatan vaksinasi, dan percepatan fasilitas kesehatan yang sudah dipersiapkan itu sudah membuktikan bahwa kenaikan puncak kedua, di DKI Jakarta misalnya 24 kali lipat, ternyata penurunannya dari puncak kedua yakni 78 kali lebih rendah,” kata Wiku dalam bincang virtual dengan Sespim Lemdiklat Polri, Rabu (6/10/2021).

Artinya kata Wiku, kemampuan daerah khususnya DKI Jakarta dalam menekan kasus Covid-19 cukup luar biasa.

“Kemampuan daerah untuk menekan kasus luar biasa. Jadi apa namanya kalau pisau, maka ketajaman pisau itu luar biasa," ujarnya

Selain DKI Jakarta, kata Wiku ada beberapa daerah lain yang jugan kemampuan penanganannya cukup luar biasa, dimana mengalami penurunan kasus lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan kasusnya.

“Selain di DKI Jakarta, juga di Jawa Barat kenaikan 11 kali lipat, turunnya 46. Kemudian Bengkulu kenaikan 12 kali lipat turunnya 36 kali lebih rendah, lalu Kepulauan Riau naik 5 kali lipat dan turun 24 kali lebih rendah, dan Sumatera Selatan 7 kali lipat dan turun 24 kali lebih rendah,” papar Wiku.

Tetapi katanya ada juga beberapa daerah di Indonesia yang kemampuan turunnya tidak sebesar 5 provinsi tadi.

"Contohnya Papua naiknya 344 kali lipat turunnya sekarang baru 7 kali lebih rendah,” kata Wiku.  

Karenanya Wiku berharap daerah lain bisa memiliki kemampuan untuk menurunkan kasus Covid-19 seperti di DKI Jakarta dan 4 provinsi lainnya.

“Kalau mereka punya kemampuan seperti DKI, Jawa Barat dan seterusnya, maka otomatis mungkin gampangnya lawan kita kan virus, virus kita siksa betul agar tidak ada tempat di Indonesia. Itulah yang harus kita lakukan," katanya.

Ini berarti katanya apa yang terjadi di DKI sepertj memastikan penerapan protokol kesehatan ketat, kecepatan vaksinasi yang terukur, dan percepatan fasilitas kesehatan yang sudah dipersiapkan dalam penanganan Covid-19, sangat penting untuk menurunkan angka Covid-19.

"Sehingga daerah lain juga harus melakukan hal yang sama," katanya.(bum)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved