Breaking News:

Info BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Bentuk TKMKB untuk Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

BPJS Kesehatan juga mengharapkan rekomendasi TKMKB dalam penyelesaian audit medis dan profil pelayanan kesehatan nasional serta petunjuk teknis TKMKB.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. BPJS Kesehatan
Kegiatan Pertemuan Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) Cabang Tigaraksa Semester 1 Tahun 2021 di Tangerang, baru-baru ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA — Dalam rangka mengoptimalkan kendali mutu dan kendali biaya dalam pelaksanaan Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa membentuk tim kendali mutu dan kendali biaya (TKMKB).

TKMKB berfungsi untuk melakukan sosialisasi kewenangan tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik profesi sesuai kompetensi, utilization review dan audit medis, dan pembinaan etika dan disiplin profesi kepada tenaga kesehatan.

“TKMKB dibentuk untuk masa kerja dua tahun. Harapannya dengan dibentuknya tim ini, BPJS Kesehatan mendapatkan masukan dan rekomendasi terkait dengan kebijakan baru mengenai kewenangan tenaga kesehatan dalam praktik menjalankan profesi sesuai dengan kompetensinya, rekomendasi kebijakan pelayanan kesehatan serta usulan kebijakan baru kepada pemangku kepentingan terkait,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa Sudiyanti dalam kegiatan Pertemuan Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya TKMKB Cabang Tigaraksa Semester 1 Tahun 2021 di Tangerang, baru-baru ini.

Sudiyanti menambahkan BPJS Kesehatan juga mengharapkan rekomendasi TKMKB dalam hal penyelesaian audit medis dan profil pelayanan kesehatan nasional serta petunjuk teknis TKMKB. Semua rekomendasi adalah untuk peningkatan mutu layanan bagi peserta JKN-KIS secara menyeluruh.

Menurutnya dengan adanya variasi standar pelayanan di masing-masing fasilitas kesehatan, hal ini juga sangat menentukan terpenuhinya standar mutu yang diharapkan.

"Hal ini diikuti dengan penggunaan sumber daya yang harus diikuti oleh tindakan untuk memastikan adanya peningkatan mutu pelayanan. Bedasarkan hal-hal tersebut, maka sangat perlu adanya suatu pengendalian mutu dan biaya pelayanan kesehatan," tambah Sudiyanti.

Selain itu, Ketua TKMKB Cabang Tigaraksa Achmad Muchlis menyampaikan pada akhir tahun 2020 salah satu anggota TKMKB merekomendasikan sebuah tools untuk melakukan monitoring dan evaluasi tindakan sectio caesarea (SC).

Jumlah tindakan SC di Kabupaten Tangerang terbilang cukup tinggi. Harapannya dengan adanya tools tersebut jumlah kasus SC dapat menurun.

“TKMKB memberikan rekomendasi terkait dispute klaim pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS. Penerapan sistem kendali mutu dan dan biaya jaminan pelayanan kesehatan ini merupakan acuan untuk menghasilkan pelayanan kesehatan yang efektif dan efesien sesuai dengan kebutuhan medik peserta dengan pembiayaan yang rasional yang akan berdampak pada kesinambungan Program JKN-KIS,” tutur Muchlis.    

Sampai dengan 16 April 2021, jumlah peserta JKN-KIS di Kabupaten Tangerang sebanyak 2.345.835 peserta. Untuk menunjang pelayanan kesehatan para peserta, BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa bekerja sama dengan 184 fasilitas kesehatan tingkat pertama, 21 rumah sakit, dan 4 optik. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved