Survei SMRC

Berdasarkan Hasil Survei SMRC, PDI Perjuangan Bakal Jadi Pemenang Jika Pemilu Dilaksanakan Sekarang

Jelang digelarnya Pemilu 2024, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengeluarkan hasil survei partai politik di Tanah Air.

Editor: Sigit Nugroho
Istimewa
Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan masih kokoh diposisi pertama jika pemilihan dilakukan saat ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jelang Pemilu 2024, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengeluarkan hasil survei partai politik di Tanah Air.

Hasil survei yang dikeluarkan SRMC terkait dengan tingkat kepercayaan terhadap partai politik peserta Pemilu. 

SRMC menilai bahwa PDI Perjuangan (PDI P) masih kokoh di posisi pertama, jika pemilihan dilakukan saat ini.

Melalui survei yang dilakukan pada 15-21 September 2021 itu menunjukkan, bahwa PDI Perjuangan masih kokoh dengan 22,1 persen.

Hal itu disampaikan Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, saat rilis survei Partai dan Tokoh Calon Presiden: Kecenderungan Sikap Pemilih Menjelang 2024 yang disiarkan secara virtual, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Pemilu 2024: Tolak Usulan Pemerintah, F-PDIP Setuju Pemungutan Suara Dilaksanakan 21 Februari

Baca juga: Jadwal Pemilu 2024 Paling Cepat Ditentukan Awal November 2021 karena Besok Penutupan Masa Sidang

Baca juga: Pemilu 2024, KPU ajak tutup dua potensi praktik politik uang

"Jika pemilu diadakan pada saat survei dilakukan, PDI P mendapat dukungan terbesar 22,1 persen," kata Deni Irvani.

Deni menambahkan, bahwa Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, dan Demokrat menyusul di bawah PDI Perjuangan.

"Disusul Golkar 11,3 persen, PKB 10 persen, Gerindra 9,9 persen, Demokrat 8,6 persen, PKS 6 persen, Nasdem 4,2 persen," tambahnya.

Sementara, kata Deni, partai-partai lainnya berada di bawah 2 persen. Sedangkan, sebanyak 18,8 persen belum tahu atau belum menjawab.

Deni mengungkapan, meski PDI Perjuangan masih di posisi tertinggi, namun ada kecenderungan hasil survei menunjukan penurunan.

"Tapi kalau dilihat kecenderungannya setelah Pemilu 2019, PDIP cenderung melemah dari 25,9 persen pada Maret 2020 menjadi 22,1 persen pada September 2021," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan kecenderungan penurunan juga dialami oleh Partai Gerindra yang menurun dari 13,6 persen menjadi 9,9 persen pada periode yang sama.

"Sebaliknya kecenderungan kenaikan terlihat pada Golkar dari 8,4 persen menjadi 11,3 persen pada periode yang sama," jelasnya.

Sebagai informasi, Pengambilan survei dilakukan pada 15-21 September 2021 kepada 1220 responden (dengan responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 981 atau 80 persen. Sebanyak 981 responden yang dianalisa.

Margin of error survei kurang lebih 3,19 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved