Breaking News:

Info BPJS Kesehatan

Perangkat Desa Kabupaten Tangerang Didaftarkan Sebagai Peserta JKN-KIS

Seluruh jajaran kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Tangerang mendapatkan kepastian jaminan kesehatan dari Program JKN-KIS.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. BPJS Kesehatan
Farhan Ferdiansyah, Kepala Perluasan, Pengawasan, dan Pemeriksa Peserta BPJS Kesehatan CabangTigaraksa, memberikan paparan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Feedback Data Pendaftaran Tahap Pertama Kepesertaan Desa di Tangerang, baru-baru ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA — BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa telah mendaftarkan kepala desa dan perangkat desa menjadi peserta JKN-KIS dari segmen Kepala Desa dan Perangkat Desa. Dengan demikian, seluruh jajaran kepala desa dan perangkat desa mendapatkan kepastian jaminan kesehatan dari Program JKN-KIS.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tak henti-hentinya kepada Program JKN-KIS, khususnya dalam hal kepesertaan kepala desa dan perangkat desa. BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang,” ungkap Kepala Perluasan, Pengawasan, dan Pemeriksa Peserta BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa Farhan Ferdiansyah dalam kegiatan Rapat Koordinasi Feedback Data Pendaftaran Tahap Pertama Kepesertaan Desa di Tangerang, baru-baru ini.

Farhan menjelaskan sebelumnya BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mendaftarkan sekitar 83.000 penduduknya menjadi peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Kini, dengan didaftarkannya kepala desa dan seluruh perangkatnya, kepesertaan tersebut akan aktif setelah dilakukan pembayaran iuran pertama sebelum tanggal 10 dan selanjutnya dibayarkan rutin setiap bulannya paling lambat di tanggal yang sama.

Farhan melanjutkan BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa mengharapkan koordinasi dan komunikasi yang efektif dengan DPMPD Kabupaten Tangerang dan seluruh penanggung jawab administrasi kepesertaan jaminan kesehatan di tingkat desa sesuai dengan Pasal 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 119 Tahun 2019 tentang Pemotongan, Penyetoran, dan Pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa.

"Dengan ditambahkannya kepala desa dan seluruh perangkatnya, kami berharap dukungan dari seluruh pihak untuk dapat terus mendukung jalannya Program JKN-KIS dan dapat meningkatkan komunikasi lintas sektoral sehingga bisa menciptakan koordinasi yang baik," tambah Farhan.

Selain itu, Kepala Seksi Kelembagaan Desa DPMPD Kabupaten Tangerang Pitriah menyampaikan hingga saat ini pihaknya sudah menyampaikan data sebanyak 2088 orang yang terdiri dari kepala desa dan perangkat desa kepada BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa untuk didaftarkan pada tahap pertama. Sebagai informasi, untuk jumlah desa di wilayah Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa.

“Tentunya ada kendala-kendala yang dihadapi saat melakukan pendaftaran, misalnya sudah terdaftarnya kepala desa dan perangkat desa menjadi peserta JKN-KIS dari segmen lain dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bermasalah,”kata Pitriah.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa agar seluruh kepala desa dan perangkat desa di wilayah Kabupaten Tangerang dapat terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen Kepala Desa dan Perangkat Desa,” tambah Pitriah.

Untuk memberikan kemudahan, BPJS Kesehatan sudah menyiapkan media berupa Aplikasi e-Dabu KP Desa bagi penanggung jawab administrasi kepesertaan jaminan kesehatan di tingkat desa untuk mengakses layanan administrasi kepesertaan.

Melalui aplikasi ini, penanggung jawab dapat melakukan pendaftaran, perubahan data, dan menonaktifkan kepesertaan kepala desa dan perangkat desa secara mandiri seperti yang sudah dilakukan oleh badan usaha. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved