Breaking News:

Tawuran

Kompol Endang Sukmawijaya Sedang Selidiki Tawuran di Jagakarsa yang Sempat Viral di Media Sosial

Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terlibat tawuran di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Sigit Nugroho
Tangkapan layar media sosial
Sejumlah pelajar yang mengenakan pakaian putih dan celana abu-abu terlibat tawuran yang terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021) sore. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAGAKARSA - Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terlibat tawuran di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Endang Sukmawijaya, menduga bahwa pelajar yang terlibat tawuran itu berasal dari SMK PGRI 23.

"Kalau Indikasinya, SMK PGRI 23,” kata Endang kepada wartawan.

Namun, Endang menerangkan bahwa pihaknya masih menyelidiki apakah benar para pelajar di SMK tersebut terlibat tawuran atau tidak.

"Kami masih selidiki (sekolah mana), masih kita selidiki,” ujar Endang.

Diketahui, aparat Polsek Jagakarsa berhasil mencegah tawuran pelajar yang tepatnya berada di dekat Gang Harapan itu.

Baca juga: Sudin Pendidikan Jaksel Akan Cari Tahu Sekolah Pelajar yang Terlibat Tawuran di Lenteng Agung

Baca juga: Masih PTM Terbatas, Terjadi Tawuran Pelajar di Lenteng Agung, Ada yang Bawa Sajam dan Kayu

Baca juga: Viral Video Tawuran di Tanah Abang, Kapolsek: Gak ada, Sepertinya Berita Lama itu

Endang menerangkan bahwa pelajar yang hendak tawuran keburu dibubarkan pihaknya dan masyarakat setempat.

Endang belum mengetahui pasti sekolah mana yang menjadi lawan dari para pelajar tersebut.

“Enggak jadi tawuran, baru pada turun (motor) mereka ini. Jadi kita halau sama anggota dan masyarakat juga, enggak jadi tawuran," papar Endang.

Aksi tawuran tersebut pun viral di media sosial, seperti yang terlihat di akun Instagram @merekamjakarta.

Mamang (45), seorang warga di sekitar lokasi, menuturkan bahwa tawuran pelajar berlangsung sekira pukul 17.00 WIB. 

“Anak-anak itu bawa senjata tajam, ada dari mereka yang berseragam SMA,” tuturnya saat ditemui, Selasa (5/10/2021).

Mamang menambahkan, tawuran terjadi dari arah Halte Wijaya Kusuma dan berlangsung tidak terlalu lama.

Sebanyak 20 orang diperkirakan terlibat dalam aksi tawuran itu serta dari mereka ada yang menggunakan sepeda motor.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved