Breaking News:

Gara-gara Jadi Korban Jambret, Sa'ati Tidak Bisa Kirim Uang ke Anaknya di Pondok Pesantren

Korban jambret Sa'ati di Komplek Berland Jalan Kesatrian, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman Jakarta Timur harus kehilangan uang Rp 500.000

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Lilis Setyaningsih
Warta Kota/Miftahul Munir
Gara-gara Jadi Korban Jambret, Sa'ati Tidak Bisa Kirim Uang ke Anaknya di Pondok Pesantren 

WARTAKOTALIVE.COM, MATRAMAN - Korban jambret Sa'ati di Komplek Berland Jalan Kesatrian, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman Jakarta Timur harus kehilangan uang Rp 500.000.

Padahal kata Sa'ati uang tersebut ingin dikirim ke anaknya yang berada di Pondok Pesantren.

Karena pada Minggu (3/10/2021) malam, anaknya menghubungi Sa'ati bahwa uang sakunya sudah habis.

"Uang Rp, 500.000 tadinya buat ditransfer untuk anakku yang di pondok, kan semalam dia telepon," ujar dia saat ditemui wartawan, Rabu (6/10/2021).

Sa'ati akhirnya tidak dapat mengirim uang ke anaknya lantaran dijambret oleh pria mengenakan seragam parkir.

Wanita dua anak ini niatnya ingin mentransfer uang tersebut usai membeli minum di lokasi jambret.

Karena uangnya sudah habis, maka ia harus mengumpulkan lagi agar bisa mengirim uang ke anaknya.

Sementara, HP merk Oppo A53 yang dicuri dibeli pelaku sejak satu tahun lalu dengan harga kurang lebih Rp, 3.000.000.

Namun untuk saat ini, kalau dijual bisa diharga Rp, 1,8 juta dan ia hanya bisa merelakan HP-nya.

"Ya sudah hilang enggak bisa kembali juga kan," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved