Demi Raih Muri, Ibu-ibu PKK se-Jakarta Timur Semangat Ikuti Pelatihan Mencanting Batik

Ibu-ibu penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) Jakarta Timur mengikuti pelatihan mencanting batik.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Lilis Setyaningsih
istimewa
Ibu-ibu penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) Jakarta Timur mengikuti pelatihan canting batik 

WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG -  Ibu-ibu penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) Jakarta Timur mengikuti pelatihan mencanting batik.

Mereka mengikuti pelatihan di Rumah Batik Rolupat jalan Paus, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur pada Selasa (5/10/2021) kemarin.

Pelatihan ini dilakukan karena pada Selasa (12/10/2021) mendatang, ibu PKK Jakarta Timur mengikuti acara canting batik bersama 1.000 orang secara daring.

Ketua penggerak PKK Jakarta Timur, Diah Anwar mengatakan, pihaknya mengikuti kegiatan ini dengan harapan memperoleh Muri.

Baca juga: Cetak Generasi Muda dengan Jiwa Kewirausahaan, UKI Laksanakan PKKMB

Baca juga: Warganya Isoman Covid-19, PKK Kelurahan Cilangkap Beri Bantuan Sayuran Hasil Pertanian Kota

Kemudian juga untuk memeriahkan dan memperingati HUT Batik Nasional 2021 yang jatuh pada Sabtu (2/10/2021) lalu.

"Saya bersama pemilik Rumah Batik Rolupat, ibu Heny ingin melakukan mencanting batik se-Jakarta Timur, yang akan dilakukan oleh 1.000 pencanting," kata dia, Rabu (6/10/2021).

Menurut Diah, ibu-ibu PKK Jakarta Timur dilatih mencanting batik oleh Ema Indrawati agar saat acara tersebut berlangsung sudah memahami pembuatan batik.

Ia pun yakin pihaknya mampu memperoleh Muri usai mengikuti kegiatan canting batik bersama 1.000 orang.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Mahasiswa hingga Ibu PKK Jadi Relawan Tangani Covid-19

Baca juga: Aktifkan Pertanian Kota, Ibu-ibu PKK Kelurahan Menteng Antusias Tanam Bibit Bayam

"Kami berlatih secara sungguh-sungguh demi memproleh rekor Muri," ujar dia.

Sementara itu, pemilik Rumah Batik Rolupat, Heny Kristiningsih mengapresiasi Pemkot Jakarta Timur karena sudah melestarikan budaya Indonesia yaitu membuat batik secara manual atau canting.

Sebab, batik merupakan warisan dari leluhur bang Indonesia yang harus terus dijaga agar tidak ada lagi yang mengklaim.

Dengan melestarikan batik, maka PKK Jakarta Timur dinilai sudah peduli terhadap budaya dan warisan leluhur.

"Sebagai warga Indonesia, kita harus bangga dengan warisan leluhur yang sangat luar biasa, dan jangan sampai warisan Kita diambil oleh negeri orang," tuturnya.(m26)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved