Breaking News:

Pulau Permukiman di Kepulauan Seribu Lingkungannya Sudah Bersih dan Sehat, Dapat Sertifikasi CHSE

Sejumlah pulau permukiman dan pulau wisata sejarah telah lolos audit sertifikasi Cleanliness, Health, Safety dan Environment (CHSE). 

Warta Kota/ Junianto Hamonangan
rapat koordinasi (rakor) pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu Selatan, Kamis (30/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEPULAUANSERIBU - Sejumlah pulau permukiman dan pulau wisata sejarah telah lolos audit sertifikasi Cleanliness, Health, Safety dan Environment (CHSE). 

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Puji Astuti mengatakan hingga saat ini sudah ada pulau permukiman dan pulau wisata sejarah lolos audit sertifikasi CHSE. 

Untuk pulau permukiman ada Pulau Kelapa, Pulau Pari dan Pulau Untung Jawa. Sementara untuk pulau wisata sejarah ada Kelor, Cipir dan Onrust yang telah mengantongi sertifikasi CHSE. 

Baca juga: Bupati Kepulauan Seribu Ingatkan Pengembangan Potensi Wisata tak Melenceng dari Tata Ruang

“Sementara pulau lainnya sudah mendaftar tetapi belum diaudit,” ungkap Puji, Selasa (5/10/2021). 

Puji menambahkan pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat dan Provinsi DKI Jakarta terkait dengan uji coba tempat wisata yang masuk dalam surat edaran sebelumnya. 

“Karena dasar pembukaan ataupun keikutsertaan uji coba tahap tiga itu akan disebutkan melalui surat edaran kementerian," tutur Puji. 

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan pihaknya juga menggelar rapat untuk membahas persiapan keikutsertaan Kepulauan Seribu dalam uji coba protokol kesehatan sektor pariwisata.

"Kita ingin wisata di Kepulauan Seribu kembali dibuka seperti harapan seluruh warga, yang bergantung pada sektor pariwisata sebagai andalan penggerak ekonomi," kata Junaedi.

Baca juga: Bupati Junaedi Ingatkan Pengembangan Wisata di Kepulauan Seribu Tetap Menjaga Kelestarian Ekologis

Berbagai upaya dilakukan seperti menyertakan hasil audit terkait pemenuhan protokol kesehatan, sertifikasi CHSE dan pemenuhan untuk aplikasi PeduliLindungi di dermaga darat (keberangkatan) dan dermaga pulau (kedatangan). 

“Mudah-mudahan bisa menjadi pertimbangan dan Kepulauan Seribu bisa diikutsertakan dalam uji coba pembukaan pariwisata tahap ketiga," ujar Junaedi.

Junaedi pun meminta koordinasi dan sinergitas pimpinan kabupaten ditingkatkan untuk ikut serta dalam upaya pengawasan dan penerapan protokol kesehatan di Kepulauan Seribu.

"Jangan terlena meski sudah vaksin dan sudah zona hijau. Seluruh sarana prasarana pendukung tetap dijaga sampai bebas dari Covid-19 dan Kementerian Parekraf mengizinkan pariwisata di Kepulauan Seribu dibuka," tuturnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved