Breaking News:

PON XX Papua

Kalahkan Jawa Timur, Tim Voli Putra Jawa Tengah Susul DKI Jakarta ke Empat Besar

Memiliki poin sama yaitu lima, kedua tim kini berburu tiket sebagai runner up pool B untuk melaju ke babak empat besar.

Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang
Pelatih Voli kontingen Jawa Tengah, Moh Hajid 

WARTAKOTALIVE.COM, KOYA KOSO- Voli putra Jawa Tengah menyusul DKI Jakarta ke babak empat besar voli indoor usai menang atas Jawa Timur.

Laga Jawa Tengah vs Jawa Timur sendiri merupakan partai hidup mati bagi keduanya. 

Memiliki poin sama yaitu lima, keduanya berburu tiket sebagai runner up pool B untuk melaju ke babak empat besar.

Bermain di venue indoor, Koya Koso, Selasa (5/10/2021), Jawa Tengah berhasil memanfaatkan kelemahan Jawa Timur sehingga mampu meraih kemenangan dengan skor 3-1 (19-25, 25-23,25-20,25-18).

Baca juga: Gugur di Perempat Final Piala Sudirman, Kevin Sanjaya Dkk Jalani Pemulihan Psikologis

Menundukkan juara PON 2016 lalu, Jawa Tengah pun lolos sebagai runner up pool B.

Menanggapi kemenangan timnya atas Jawa Timur, pelatih Jawa Tengah, Moh Hajid pun memberikan tanggapannya.

"Awal set pertama, memang kami masih menjajaki, walaupun celah ada, tapi kami belum bisa menguasai. Namun, mulai set kedua, itu mulai kami terapkan. Servis kami tidak lagi ke arah libero, tetapi menjauhi libero sehingga serangan lawan menjadi tidak lebih baik," ujarnya kepada Warta Kota, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Waduh! 2 Atlet DKI di PON Papua Positif Covid-19

Hajid menyebut, libero Jawa Timur punya kemampuan mengolah bola pertama yang baik, yang bisa membuat serangan balik Jawa Timur berbahaya. 

Strateginya pun berjalan jitu. 

Pola yang ia terapkan membuat timnya bisa memimpin pertandingan.

Hajid menjelaskan, meskipun Jawa Timur dihuni oleh banyak pemain Pro Liga, namun Jawa Timur tetap memiliki celah dan itu yang ia manfaatkan.

Baca juga: Wagub DKI Pastikan Dua Musim Formula E Bakal Dibiayai Sponsor

Lolos ke empat besar dan bertemu Jawa Barat, Hajid pun memberikan tanggapannya.

Baginya, selain komunikasi dan kekompakan tim, ada kunci penting lainnya untuk menghadapi lawan yang kuat yakni rasa bahagia bermain di setiap pemainnya.

Sementara guna menghadapi laga empat besar, ia pun sudah punya rencana khusus.

"Kami harus menyamakan persepsi dari masing-masing pemain sehingga bisa ketemu di dalam lapangan. Kalau sudah ketemu, tim ini akan lebih klop," sambungnya. (m21)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved