Breaking News:

Berita Nasional

Heboh Pandora Papers, Munculnya Surga Pajak karena Ada Negara Rawan Korupsi?

Pengusaha cenderung tidak melaporkan penghasilan di negaranya sendiri, tapi menaruh Investasi ke negara tax haven

Editor: Feryanto Hadi
Kompas.com
Ilustrasi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Baru-baru ini ada kehebohan dengan bocornya dokumen keuangan Pandora Papers, di mana berisikan pejabat negara hingga selebriti dunia. 

Mereka tercatat menyembunyikan sebagian asetnya di negara surga pajak atau tax haven dengan tarif rendah hingga nol persen kepada investor asing. 

Pengamat Keuangan Ariston Tjendra mengatakan, pengusaha tidak melaporkan penghasilan di negaranya sendiri, tapi menaruh Investasi ke negara tax haven untuk memperoleh keringanan pajak atas hartanya. 

"Tentu negara Tax haven ini akan merugikan negara yang pengusahanya banyak mengalihkan penghasilannya ke sana tanpa melaporkannya ke negara bersangkutan. Negara akan kehilangan pendapatan pajak dari pengusaha tersebut," ujarnya melalui pesan singkat kepada Tribunnews, Selasa (5/10/2021). 

Baca juga: Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, KLHK Sebut Belum Ada Baku Mutu

Baca juga: Angka PHK Naik Drastis selama Pandemi, Serikat Pekerja Soroti Pergeseran Filosofi Program JHT

Ariston menjelaskan, Pandora Papers tersebut didirikan oleh konsorsium jurnalis investigator internasional dengan kemungkinan tujuan untuk meningkatkan transparansi keuangan pejabat publik dan orang-orang berpenghasilan sangat besar. 

"Karena berhubungan dengan pejabat publik, bisa jadi merembet ke politik," katanya. 

Menurut dia, meski pendapatan pajak sangat dibutuhkan negara untuk pembangunan, jadi tidak menarik untuk pengusaha jika masih rawan korupsi. 

Baca juga: Program Stimulus Bangga Buatan Indonesia Berikan Voucher ke UMKM Sampai Rp50 Juta

"Tapi, negara juga harus memperhatikan penggunaannya. Kalau korupsi masih terlihat besar, rakyat bisa antipati membayar pajak," pungkas Ariston.

Yanuar Riezqi Yovanda

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved