Breaking News:

JakLingko akan Terapkan Pembayaran Berbasis Akun Pengguna,Veteran, Lansia, Disabilitas Dapat Subsidi

Direktur Utama PT JakLingko Indonesia, Muhamad Kamaluddin, mengatakan Pemerintah Indonesia akan memberikan subsidi tarif transportasi umum

Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu
kartu JakLingko yang akan digunakan warga 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Direktur Utama PT JakLingko Indonesia, Muhamad Kamaluddin, mengatakan Pemerintah Indonesia akan memberikan subsidi tarif transportasi umum yang lebih tepat sasaran.

Hal ini baru bisa direalisasikan setelah sistem integrasi antar empat moda transportasi publik yang dilakukan pada Agustus 2022.

Kamaluddin mengatakan pada fase tiga di bulan Agustus 2022, PT JakLingko akan menerapkan pembayaran berbasis akun pengguna atau "accound based ticketing" pada aplikasi integrasi antarmoda. 

Dirut JakLingko, Muhamad Kamaluddin (4/10/2021)
Dirut JakLingko, Muhamad Kamaluddin (4/10/2021) (Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu)

"Pemerintah bisa memberikan subsidi yang tepat sasaran. Ke depannya, tarif itu akan berdasarkan profil pengguna, sehingga mereka yang membutuhkan tarif lebih rendah dapat menikmati sesuai profil masing-masing," kata Kamaluddin di Jakarta pada Senin (4/10/2021), siang. 

Guna mendapatkan tarif yang lebih rendah, ujar Kamaluddin, para calon penumpang harus mengisi data diri di aplikasi JakLingko seperti, NIK, nama, tanggal lahir kemudian juga scan KTP dan kartu keluarga. 

"Akan dilakukan oleh sistem JakLingko secara daring melalui verfikasi secara sistem online kemudian diberikan konfirmasi apakah sudah memenuhi syarat untuk profil khusus tersebut atau tidak," sambung Kamaluddin.  

Baca juga: Anies Sukses Persatukan Semua Lapisan Masyarakat di Transportasi Umum Lewat JakLingko Smart Apps

Baca juga: KRL Commuter Line Sudah Terintegrasi dengan JakLingko

Misalnya, jika profil pengguna di antaranya merupakan pensiunan, veteran, pelajar atau penyandang disabilitas, JakLingko akan memberikan tarif khusus, yang saat ini masih dalam pembahasan tim penyusun tarif integrasi JakLingko.

"Mereka yang membutuhkan tarif lebih rendah sesuai dengan profil yang dimiliki, misalkan lansia, pelajar, veteran, bisa mendapat tarif yang lebih hemat lagi ke depannya," ucap. Kamaluddin.

Per hari ini, anak usaha BUMD DKI Jakarta ini masih melakukan perluasan uji coba yang meliputi uji coba pembayaran tiket melalui sistem tapping (tempel) dan QR Code melalui telepon pintar yang dilakukan di tiap-tiap gate atau akses masuk ke 4 moda transportasi massal seperti stasiun dan halte. 

Suasana sejumlah penumpang saat menjajal moda transportasi massal integarasi di Stasiun Bundarah HI pada Senin (4/10/2021), siang
Suasana sejumlah penumpang saat menjajal moda transportasi massal integarasi di Stasiun Bundarah HI pada Senin (4/10/2021), siang (Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu)

Aplikasi JakLingko ditargetkan dapat diunduh secara luas pada Januari 2022. Kemudian, dengan kartu dan aplikasi yang sama, tarif integrasi antarmoda mulai diberlakukan pada fase kedua yakni Maret 2022.

Kamaluddin menambahkan bahwa data profil pengguna akan dikumpulkan dan dianalisa oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyusun kebijakan ke depannya, terkait penambahan koridor baru, jadwal baru hingga frekuensi bus dan kereta yang diperlukan oleh pengguna transportasi umum.

"Sistem integrasi JakLingko Indonesia adalah kemudahan untuk melakukan perencanaan perjalanan antarmoda di Jabodetabek, jadi mulai dari titik berangkat dari rumah, sampai dengan ke kantor, sekolah, tempat kerja, itu daoat dengan mudah terhubung menggunakan campuran antarmoda yang paling efektif, dan diberikan rekomendasi tiket terhemat," pungkas Kamaluddin. (M29)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved