Breaking News:

Berita Daerah

Dedi Mulyadi Diperiksa dalam Sidang Suap Proyek Indramayu sebagai Saksi, Bantah Terima Rp 100 Juta

Dedi Mulyadi turut hadir dalam sidang kasus suap proyek Indramayu sebagai saksi bagi terdakwa Ade Barkah dan Siti Aisyah, Senin (4/10/2021).

Warta Kota/Dwi Rizki
Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta yang kini Anggota DPR RI, menjadi saksi di Pengadilan Negeri Bandung, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/10/2021), dalam sidang kasus suap proyek Indramayu sebagai saksi bagi terdakwa Ade Barkah dan Siti Aisyah. Foto dok: Dedi Mulyadi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG -- Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami pengetahuan saksi Anggota DPR RI Dedi Mulyadi soal dugaan aliran sejumlah dana yang salah satunya bersumber dari bantuan provinsi (banprov) Jawa Barat (Jabar) untuk Kabupaten Indramayu.

KPK memeriksa Dedi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/8/2021) sebagai saksi untuk tersangka Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Ade Barkah Surahman (ABS) dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Indramayu, Jabar Tahun 2019.

Hari ini, Senin (4/10/2021) Dedi Mulyadi kembalihadir dalam sidang kasus suap proyek Indramayu sebagai saksi bagi terdakwa Ade Barkah dan Siti Aisyah.

Jaksa KPK, Feby Dwi, dalam persidangan itu mengonfirmasi perihal dugaan adanya aliran sejumlah uang dari Ade dan Siti untuk kepentingan dia yang maju sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat pada 2018 lalu.

"Apakah saudara saksi pernah menerima uang dari terdakwa Siti Aisyah sebesar Rp100 juta," kata Dwi, di Pengadilan Negeri Bandung, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/10/2021).

"Tidak pernah," kata Mulyadi, menjawab pertanyaan jaksa.

Baca juga: Kisah Haru Dedi Mulyadi Bertemu Penjual Keripik Pengagumnya Lalu Meninggal Dunia di Depan Matanya

Baca juga: Dedi Mulyadi Kenalkan Pendidikan Aplikatif untuk Siswa di Pedesaan

Jaksa menanyakan hal itu berkaitan dengan perkara ini yakni Aisyah didakwa menerima uang sebesar Rp100 juta dari terdakwa sebelumnya, yakni Abdul Rozaq untuk kepentingan partai dalam agenda Pilkada Jawa Barat.

Jaksa pun menanyakan soal dugaan adanya aliran uang lainnya kepada Mulyadi.

Mulai dari dugaan adanya kontribusi dari para anggota fraksi partai, dan perihal dia yang disebut mengumpulkan para anggota fraksi partai untuk melakukan sebuah pengadaan berkaitan dengan Pilkada Jawa Barat.

Dari semua pertanyaan yang dilayangkan jaksa itu, dia mengatakan jawaban yang sama, dan dia pun membantah seluruh dugaan adanya aliran uang itu yang ditanyakan jaksa.

Baca juga: Dedi Mulyadi Gebrak Meja Saat Temukan Sampah Impor dalam Sidak di Tanjung Priok, Ini Penyebabnya

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved