Breaking News:

lifestyle

Jangan Abaikan Kesehatan Mental di Masa Pandemi Covid-19, Ini Tandanya Bila ada Gangguan Mental

Banyak kebiasaan yang berubah demi mencegah penyebaran Covid-19. Kondisi itu sudah  dirasakan sejak pertengahan Maret 2020 sampai sekarang.

Soompi
Ilustrasi drama Korea Fix You yang mengakat tema kesehatan mental. 

“Kesehatan mental perlu diperhatikan apabila seseorang mengalami Long Covid-19, apalagi karena mereka akan merasakan frustrasi karena gejala penyakit masih dirasakan walaupun mereka sudah dinyatakan sembuh. 

Dalam perjalanan untuk sembuh dari Long COVID-19, para pasien harus mengerti bahwa ini merupakan sebuah proses,” ujar Ratih dalam Good Talk sebagai bagian dari rangkaian Good Talk Series.

Untuk membuat mental kita pulih, Ratih memberikan tips untuk mengadopsi kebiasaan kesehatan mental yang baik berikut ini:

• lakukan latihan pernapasan secara teratur,
• menerapkan pola latihan yang baik,
• makan dengan baik,
• mengadopsi kebiasaan gaya hidup yang baik,
• menerapkan kebiasaan tidur yang baik.

Selain itu, ada berbagai teknik relaksasi untuk membantu mengatasi stres, yaitu Shaking Therapy, Ikigai, Butterfly Hug, dan Guided Imagery. 

Apabila kecemasan mulai menguasai  Anda, cobalah terapkan salah satu teknik relaksasi ini sebagai pertolongan pertama.

Seseorang dengan tingkat stres tinggi dapat mengalami burnout. Menurut World Health Organization (WHO), fenomena burnout merupakan sindrom akibat stres kronis yang belum berhasil dikelola oleh setiap individu.

Burnout mengurangi produktivitas dan menguras energi sehingga membuat seseorang merasa tidak berdaya, putus asa, lemah, dan cepat marah. 

"Jika Anda mengalami ini dalam waktu yang lama akan berdampak pada kehidupan sosial terutama pekerjaan. Selain itu juga rentan terkena penyakit saluran napas atas," kata Ratih. 

Ia menyarankan, ketika mendapati tanda-tanda tersebut,  tidak perlu ragu untuk segera berkonsultasi dengan ahlinya. Konsultasi akan membantu kita menemukan akar penyebab stres dan mendapatkan terapi yang tepat.

Di platform Good Doctor, telah disediakan layanan untuk konsultasi online dengan dokter dan psikolog, sehingga pasien tidak perlu ke luar rumah dan kembali berisiko terkena virus. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved