Penerimaan PNS

Begini Tahapan yang Harus Dilalui para Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Agar Lolos

Kepala Kantor Regional (Kakanreg) Badan Kepegawaian Nasional ilayah III Jawa Barat Tauchid Djatmiko mengatakan, banyak tahapan yang harus dilalui CPNS

Istimewa
Ilustrasi: seleksi CASN/CPNS 

WARTAKOTALIVE.COM, SUKMAJAYA - Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih jadi profesi yang diinginkan para pencari kerja. Walaupun harus menjalani proses yang panjang. 

Kepala Kantor Regional (Kakanreg) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Wilayah III Jawa Barat Tauchid Djatmiko mengatakan, banyak tahapan yang harus dilalui para peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Setelah nantinya peserta dinyatakan lolos ujian seleksi kompetensi dasar (SKD), seleksi selanjutnya yang harus diikuti adalah kompetensi bidang (SKB).

Ketika masuk grade 65, peserta wajib lulus tes wawasan kebangsaan (TWK), kemudian tes intelejensia umum (TIU) pada grade 80, serta lolos tes karakteristik pribadi (TKP) dengan grade 166.

Baca juga: Tes CPNS Bodong Versi Anak Nia Daniaty, Mulai Dari Menari Sampai Pidato

Baca juga: Kemenkumham Turun Tangan Periksa Suami Olivia Nathania yang Diduga Menipu Guru Bermodus CPNS

"SKB itu yang dibutuhkan tiga kali formasi yang dia lamar. Kalau tadi ada 182 yang dibutuhkan di masing-masing jabatan kan beda-beda, misal di kesehatan butuh 50 orang, dokternya butuh empat berarti yang dibutuhkan 3x4 tadi," urai Tauchid saat di lokasi pelaksanaan SKD CPNS di Balai Rakyat Depok II, Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu (2/10/2021).

"Berarti 12 orang yang memenuhi passing grade tertinggi kita ambil utk bisa seleksi SKB. Selanjutnya akan diakumulasi nilai SKB dan SKD untuk bisa rangking tadi diambil empat saja," tuturnya.

Untuk SKD ini, pengumuman kelulusan akan dilakukan di kanal Youtube dengan metode live score. Setelah daftar, peserta akan masuk dan menjawab, kemudian hasilnya dapat langsung terlihat.

"Memang di tahun lalu kita sediakan TV untuk peserta melihat hasil, tapi di tahun ini dialihkan ke Youtube utk menghindari kerumunan," tandasnya.

Baca juga: Dugaan Penipuan CPNS Bodong Anak Nia Daniaty, Rekaman Suara Anies Baswedan Sempat Diputar

Baca juga: Olivia Nathania Putri Nia Daniaty Bantah Tipu Ratusan Orang, Klaim Dirinya Hanya Buka Les untuk CPNS

Pada tes SKD ini, penyelenggara melangsungkan selama lima hari mulai 2-6 Oktober 2021. Ada tiga sesi dalam satu harinya yakni pukul 08.00, 10.00, dan 14.00 WIB. Masing-masing sesi diikuti oleh 225 peserta CPNS.

"Pengawas ada tiga ring, hanya BKN yang boleh masuk, selain itu tidak  boleh. Untuk satu pengawas akan mengawasi 75 peserta," akunya.

Di masa pandemi Covid-19 ini, Tauchid memaparkan ada alur yang harus dilalui para calon peserta.

Alur tersebut dikatakan Tauchid mengacu rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nasional.

"Mulai dari drop off, cek suhu. Lalu pengecekan berkas, ada lima dokumen yang harus dibawa peserta yaitu kartu peserta, KTP, Kartu Vaksin, bukti tes antigen, dan deklarasi sehat. Kemudian penitipan barang seperti tas, dan sebagainya," paparnya. (vin)

 

 
 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved