Breaking News:

Kepulauan Seribu

Bupati Junaedi Ingatkan Pengembangan Wisata di Kepulauan Seribu Tetap Menjaga Kelestarian Ekologis

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu sedang konsentrasi mengembangkan sektor pariwisata.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Pemkab Kepulauan Seribu menggelar rapat koordinasi pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu Selatan, Kamis (30/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEPULAUAN SERIBU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu sedang konsentrasi mengembangkan sektor pariwisata.

Pemkab Kepulauan Seribu berusaha mengesplorasi potensi wisata yang ada di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. 

Meski demikian, Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, mengingatkan bahwa setiap pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu harus tetap memperhatikan kesesuaian tata ruang yang ada. 

"Dalam pengelolaan sumber daya alam tetap harus memperhatikan tata ruang dan aturan yang ada,” kata Junaedi, Kamis (30/9/2021). 

Baca juga: Kemenkes Sebut Jaktim dan Kepulauan Seribu Masuk PPKM Level 1, Wagub Tegaskan DKI Masih Level 3

Baca juga: Bupati Kepulauan Seribu Ungkap Pembangunan RTH di Pulau Pramuka Ada Potensi Jadi Tempat Wisata

Baca juga: Antispasi Timbulnya Genangan, Pemkab Kepulauan Seribu Bangun 9 Sumur Resapan di Pulau Untung Jawa  

Apalagi, ada rencana untuk pengembangan sektor pariwisata di sejumlah pulau di Kepulauan Seribu yakni Pulau Karang Congka, Pulau Karang Bongko dan Pulau Gusung Pandan oleh pengembang.

Dalam proses pengembangan sektor pariwisata tersebut diharapkan pengembang tetap menjaga keseimbangan antara kelestarian ekologis dan pembangunan di Kepulauan Seribu

Junaedi beralasan wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu merupakan tidak hanya sebagai kawasan wisata tapi juga kawasan konservasi dan wilayah permukiman penduduk.

"Saya berharap, semua bisa berjalan sesuai tujuan serta harapan demi memberikan kesejahteraan bagi warga Kepulauan Seribu," ujar Junaedi.

Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, Kusminarti, mengatakan bahwa pengembangan wisata di Kepulauan Seribu diperbolehkan sepanjang telah memenuhi persyaratan dan aturan yang ada.

"Hampir 70 persen kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu sendiri juga telah dikembangkan untuk pariwisata maupun ruang usaha bagi warga sekitar," kata Kusminarti.

Oleh karena itu, Kusminarti menegaskan pihaknya siap memberikan bantuan terkait konsultasi dan rencana pengembangan pariwisata jika tujuannya untuk kesejahteraan warga Kepulauan Seribu.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved