Breaking News:

Virus Corona

WASPADA! Baru 3 Minggu Jalani PTM, 25 Siswa SMP di Kota Tangerang Positif Covid-19

Ditemukannya kasus positif Covid-19 tersebut, usai dilakukannya tes PCR secara acak kepada 1.000 murid, guru, dan perangkat selolah lainnya.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
(Ilustrasi) Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahap awal di SMPN 5 Kota Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sebanyak 25 siswa SMP di Kota Tangerang terpapar Covid-19, usai menjalani Pembelajaran Tatap Muka(PTM) sejak pertama di buka, pada Senin(13/9/2021) lalu.

Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah mengatakan, selain 25 siswa, seorang guru dan satu petugas Staff Tata Usaha juga menjadi korban positif Covid-19.

Ditemukannya kasus positif Covid-19 tersebut, usai dilakukannya tes PCR secara acak kepada 1.000 murid, guru, dan perangkat selolah lainnya.

Baca juga: Bagaimana Nasib Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Jawa-Madura-Bali yang Belum Vaksin? Ini Solusinya

Baca juga: VIRAL, Ojol Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Sejauh 15 Km karena Tak Punya Motor, Begini Kisahnya

Baca juga: Lokasi Tes PCR di Tangerang Selatan yang Sudah Sesuai Harga Keputusan Pemerintah

"Kami mengambil inisiatif, untuk melakukan testing kepada perangkat sekolah secara random, saat anak-anak memulai PTM kemarin," ujar Arief Wismansyah kepada awak media, Kamis (30/9/2021).

"Ternyata hasilnya, dari 500-500 sampling yang kita lakukan dalam dua hari, saat 28 dan 29 September 2021 lalu, ada 25 siswa, seorang guru dan satu staff TU yang positif Covid-19," jelasnya.

Kemudian Arief menambahkan, kegiatan belajar-mengajar pada sekolah yang terdapat siswanya positif tersebut di liburkan.

"Kami sudah bahas bersama dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dan hasilnya sekolah-sekolahnya kita liburkan," kata Arief.

Lebih lanjut Arief juga menjelaskan, para guru, murid dan staff TU yang terpapar Covid-19 itu, telah menjalani Vaksinasi Covid-19.

Selain itu, dari 27 orang yang terpapar itu, hanya dua orang saja yang mengalami, gejala. Selebihnya, hanya pasien tanpa gejala tanda-tanda Covid-19.

"Anak-anak ini rata-rata semua sudah menjalani Vaksinasi Covid-19, dan hasil CT Value dari semuanya itu di atas 30," terangnya.

"Hanya ada dua orang yang bergejala, seperti batuk dan pilek, sisanya memang semua benar-benar tanpa gejala," jelas Arief.

Menanggapi temuan tersebut, Arief Wismansyah menerangkan, telah membentuk Satgas Covid-19 di setiap kelas di SMP yang di ijinkan menggelar PTM.

Baca juga: Bagaimana Nasib Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Jawa-Madura-Bali yang Belum Vaksin? Ini Solusinya

Baca juga: VIRAL, Ojol Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Sejauh 15 Km karena Tak Punya Motor, Begini Kisahnya

Baca juga: Lokasi Tes PCR di Tangerang Selatan yang Sudah Sesuai Harga Keputusan Pemerintah

Selain itu, Pemkot Tangerang akan melakukan penelusuran tracing kepada keluarga, dari 27 orang yang diketahui positif Covid-19 itu.

"Kami akan membentuk Satgas Covid-19 di setiap kelas yang siswanya melakukan PTM, yang mana harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

"Jangan sampai akhirnya penyelenggaraan PTM ini jadi klaster. Itu pun jadi bagian kita untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19, agar tidak terjadi," tutup Arief Wismansyah. (m28)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved