Liga Spanyol

Barcelona Kritis, Xavi Hernandez Ditunggu Kepeduliannya Ambil Alih Posisi Manajer dari Ronald Koeman

Menurut Catalunya Radio, dua nama yang berada di puncak daftar presiden Barcelona adalah bos Al Sadd Xavi Hernandez dan Roberto Martinez.

Penulis: Wito Karyono | Editor: Wito Karyono
kipupress.com
Mantan gelandang Barcelona, Xavi Hernandez, kini melatih klub Qatar, Al Sadd. Ia diharapkan mau ambil alih Barcelona yang kini kritis di bawah pelatih Ronald Koeman. 

Namun pelatih 41 tahun itu selalu tetap netral, setidaknya di depan umum.

Jika Laporta memutuskan bahwa sekarang adalah waktunya bagi Xavi untuk memimpin Barcelona, ​​mereka harus duduk dan berbicara.

Kembali pada Januari 2020 dimana Xavi menolak pendekatan dari presiden menjadikannya pelatih.

Jika Xavi yakin dengan proyek Barcelona, ​​dia akan siap untuk mengambil pekerjaan itu segera, meskipun musim sudah dimulai.

Baca juga: PSI Persilakan Viani Limardi Gugat Ajukan Gugatan Rp 1 Triliun karena Tak Terima Dipecat

Xavi selalu menekankan bahwa dia dan keluarganya sangat bahagia di Qatar, dengan rencananya - setidaknya di atas kertas - untuk tinggal di negara itu hingga 2023.

Dia bahkan menandatangani kontrak baru dengan Al Sadd hingga setelah Piala Dunia 2022. beberapa bulan yang lalu.

Selama menjadi pelatih di Qatar, Xavi telah mengangkat satu gelar liga, dua Piala Qatar, satu Piala Super Qatar, Piala Emir, dan Piala Bintang Qatar.

Pada bulan Oktober, Al Sadd akan menghadapi Al Rayyan dari Laurent Blanc di final Piala Emir.

Penentuan Nasib Koeman

Seperti diketahui, Ronald Koeman, tinggal menghitung hari atau bahkan jam setelah kekalahan terbaru Barca di ajang Liga Champions dari tuan rumah Benfica, Kamis (30/9/2021) dini hari.

Ronald Koeman Kecewa
Ronald Koeman Kecewa (Twitter @Ronald_Koeman)

Sumber-sumber di Camp Nou membisikkan bahwa Laporta diam-diam sudah membuat keputusan yang panas tentang masa depan Ronald Koeman setelah kekalahan 3-0 dari Benfica.

Laporta dan jajaran petinggi klub hanya mencari momentum yang tepat untuk pemecatan Koeman agar kondisi tim segera dipulihkan.

Tapi Presiden Barcelona, Joan Laporta, tidak memberikan reaksi yang keras terhadap Koeman.

Baca juga: PSI Persilakan Viani Limardi Gugat Ajukan Gugatan Rp 1 Triliun karena Tak Terima Dipecat

Anggota manajemen, mulai dari Presiden Laporta, tidak ingin memberikan pernyataan apa pun terkait dengan kekalahan yang terjadi di Da Luz.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved