25 Siswa SMP di Kota Tangerang Terpapar Covid-19 Selama PTM

PTM terbatas di Kota Tangerang mulai diterapkan sejak, Senin(13/9/2021) lalu.

Warta Kota/ Gilbert Sem Sandro
Walikota Tangerang, Arief Wismansyah. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -- Sebanyak 25 siswa SMP di Kota Tangerang terpapar Covid-19, pasca menjalani Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah.

PTM terbatas di Kota Tangerang mulai diterapkan sejak, Senin(13/9/2021) lalu.

Walikota Tangerang, Arief Wismansyah mengatakan, selain 25 siswa SMP, seorang guru dan satu petugas Staf Tata Usaha sekolah, juga menjadi positif Covid-19.

Di temukannya kasus positif Covid-19 tersebut, katanya usai dilakukannya tes PCR secara acak kepada 1.000 murid, guru, dan perangkat selolah lainnya.

"Kita mengambil inisiatif, untuk melakukan testing kepada perangkat sekolah secara random, saat anak-anak memulai PTM kemarin," ujar Arief Wismansyah kepada awak media, Kamis(30/9/2021).

"Ternyata hasilnya, dari 500-500 sampling yang kita lakukan dalam dua hari, pada 28 dan 29 September 2021 lalu, ada 25 siswa, seorang guru dan satu staf TU yang positif Covid-19," jelasnya.

Arief menambahkan, kegiatan belajar-mengajar pada sekolah yang terdapat siswanya positif tersebut, akan diliburkan atau dihentikan sementara.

"Kita sudah bahas bersama dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dan hasilnya sekolah-sekolahnya kita liburkan," kata Arief.

Lebih lanjut Arief juga menjelaskan, para guru, murid dan staf TU yang terpapar Covid-19 itu, telah menjalani caksinasi Covid-19.

Selain itu, dari 27 orang yang terpapar, hanya dua orang saja yang mengalami, gejala.

Selebihnya, adalah tanpa gejala.

"Anak-anak ini rata-rata semua sudah menjalani vaksinasi Covid-19, dan hasil CT Value dari semuanya itu di atas 30," terangnya.

"Hanya ada dua orang yang bergejala, seperti batuk dan pilek, sisanya memang semua benar-benar tanpa gejala," jelas Arief.

Menanggapi temuan tersebut, Arief Wismansyah menerangkan, telah membentuk Satgas Covid-19 di setiap kelas di SMP yang di ijinkan menggelar PTM.

Selain itu, Pemkot Tangerang akan melakukan penelusuran tracing kepada keluarga, dari 27 orang yang diketahui positif Covid-19 itu.

"Kami akan membentuk Satgas Covid-19 di setiap kelas yang siswanya melakukan PTM, yang mana harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.

"Jangan sampai akhirnya penyelenggaraan PTM ini jadi klaster. Itu pun jadi bagian kita untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19, agar tidak terjadi," kata Arief Wismansyah.(m28)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved