Breaking News:

Kalapas Tangerang Belum Jadi Tersangka dalam Kasus Kebakaran Meski Sudah 3 Pekan, Ini Kata PMJ

Pihaknya tak menetapkan Kepala Lapas sebagai tersangka karena penyidik sudah meneliti susunan organisasi di Lapas Kelas I Tangerang.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Nur Ichsan
Petugas memeriksa jenazah kroban kebakaran yang melanda Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polisi menjelaskan alasan Kepala Lapas Kelas I Tangerang Victor Teguh Prihartono belum ditetapkan jadi tersangka.

Hal itu diungkapkan Direst Krimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Rabu (29/9/2021).

Tubagus mengatakan saat ini pihaknya tetapkan enam tersangka atas kasus kebakaran.

Baca juga: Bagaimana Nasib Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Jawa-Madura-Bali yang Belum Vaksin? Ini Solusinya

Baca juga: VIRAL, Ojol Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Sejauh 15 Km karena Tak Punya Motor, Begini Kisahnya

Baca juga: Lokasi Tes PCR di Tangerang Selatan yang Sudah Sesuai Harga Keputusan Pemerintah

Dimana tiga pegawai Lapas ditetapkan sebagai tersangka atas Pasal 359 KUHP dan satu narapidana, dan Kabag Umum serta satu pegawai Lapas ditetapkan sebagai tersangka Pasal 188 KUHP.

Kata Tubagus, keenam orang itu ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan hasil gelar perkara.

Sementara pihaknya tak menetapkan Kepala Lapas sebagai tersangka karena penyidik sudah meneliti susunan organisasi di Lapas Kelas I Tangerang.

Mereka merunut dari bawah keterangan para saksi hingga mengerucut ke Kasubag Umum Lapas.

"Di bawah Kalapas ada tugas panjang ke bawah dan itu menyangkut standar operasional prosedur (SOP)," ujar Tubagus.

Kata Tubagus, pihaknya akan memeriksa Kasubag Umum Lapas yang sudah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka.

Ia memastikan pihak penyidik akan berhati-hati dalam tetapkan orang sebagai tersangka.

"Harus dibuktikan dari wujud organisasinya dan wujud pertanggung jawabannya kami enggak main-main karena ini menyangkut hukum," bebernya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved