Breaking News:

Wagub Ariza Siap Dicecar DPRD DKI di Paripurna Interpelasi Formula E

Ariza mengaku siap datang apabila diundang dalam sidang paripurna terkait interpelasi formula E.

Warta Kota/ Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (27/09/21) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta telah menjadwalkan rapat paripurna pandangan umum fraksi untuk memakai hak interpelasi, ke Gubernur DKI terkait rencana ajang balap Formula E, pada Selasa (28/9/2021) pagi ini.

Hak interpelasi digulirkan Fraksi PDI Perjuangan dan PSI demi meminta klarifikasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal rencana Formula E yang digelar pada Juni 2022 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang akrab disapa Ariza mengaku siap datang apabila diundang dalam sidang paripurna terkait interpelasi formula E.

"Ya kita lihat besok, kami eksekutif ya diundang kami datang, nanti bagaimana pelaksanaannya, seperti apa siapa yang hadir, siapa yang datang, nanti pendapatnya apa tentu nya kami akan menghormati semua proses legislasi proses di DPRD, semua kami hormati," kata Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (27/09/21) malam.

Orang nomor dua di Ibu Kota ini juga berharap agar berbagai masalah yang ada di DKI Jakarta termasuk Formula E harus disikapi secara bijak.

"Tentu kami berharap ya, mari menyikapi berbagai masalah di Jakarta ini termasuk Formula E secara bijak. Pemerintah provinsi melaksanakan formula E punya tujuan dan niat yang baik," tambah Ariza.

Kendati demikian, menurutnya apabila ada yang tidak sependapat, itu merupakan hak individu. Namun alangkah baiknya dapat didiskusikan.

"Kami tetap menghormati yang tidak sependapat, tidak setuju, dengan berbagai alasan itulah hak teman-teman. Namun, alangkah baiknya semua didiskusikan dan dibahas bersama-sama secara baik untuk mencari solusi yang baik," ucapnya.

Diketahui, rencana rapat paripurna interpelasi itu telah diputuskan dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta pada Senin (27/9/2021) pagi.

"Tanggal 28 (September) atau besok paripurna jam 10 pagi," ujar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi usai rapat Bamus di kantornya, Senin (27/9/2021).

Prasetio mengatakan, rapat paripurna interpelasi harus digulirkan karena telah memenuhi persyaratan. Berdasarkan Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD DKI Jakarta, hak interpelasi dapat digulirkan minimal diajukan oleh 15 orang dan dua fraksi.

Sementara pada interpelasi kali ini, tercatat ada 33 anggota dewan dari dua fraksi yang mengajukan hak itu.

Sebanyak 33 anggota dewan itu berasal dari Fraksi PDI Perjuangan dan PSI.
"Karena di Tatib dikatakan 15 orang dan dari dua fraksi sudah cukup untuk interpelasi. Jadi dijadwalkan lagi, dan disetujui (paripurna interpelasi)," katanya.(m27)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved