Selasa, 14 April 2026

Kebakaran

Rumah Gudang di Menteng Terbakar, Sejumlah Sofa dan Kasur Milik Perusahaan Mebel Hangus

Sebuah rumah gudang terbakar di Jalan Anyer III, RT 04/RW 02, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (28/9/2021), pagi.

Editor: LilisSetyaningsih
Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu
Rumah Gudang Di Menteng Terbakar, Sejumlah Sofa dan Kasur Milik Perusahaan Mebel Hangus 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Sebuah rumah gudang terbakar di Jalan Anyer III, RT 04/RW 02, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (28/9/2021), pagi. Rumah yang terletak di belakang Kantor Kelurahan Menteng itu sebagaian besar digunakan sebagai gudang mebel. 

Menurut Komandan Pleton Grup A Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Nurul Usianto mengatakan kebakaran diduga karena korsleting listrik.

"Korsketing listrik di gudang, tempat penyimpanan kasur," kata Nurul saat ditemui di lokasi. 

Ada 9 unit mobil pemadam kebakaran dan 45 personil. Adapun objek rumah yang terbakar dihuni oleh tiga orang. 

"Di dalam rumah itu ada 3 orang, mereka dalam kondisi aman. Rumah hunian yang sebagiannya digunakan untuk gudang," ujar Nurul.

Baca juga: 8 Bulan Terjadi 127 Kebakaran di Jakarta Pusat, Paling Banyak Disebabkan Karena Korsleting Listrik

Baca juga: Polisi Ambil Sampel Arang Sisa Kebakaran di Cahaya Swalayan

Dalam proses pemadaman, petugas mendapati sejumlah kendala yakni kondisi api yang sudah besar. Hal ini diakibatkan oleh penghuni rumah yang tidak tahu saat terjadi kebakaran. 

"Laporan atau berita yang kita terima api sudah besar. Ya karena memang tidak tahunya si penghuni yang tinggal di rumah bagian depan. Api sudah besar disebabkan lambatnya informasi yang kita terima," papar Nurul. Petugas Gulmarmat baru mendapat laporan pada pukul 07.25 WIB. 

Dalam proses pemadaman, Petugas Gulkarmat Jakarta Pusat diuntungkan karena sumber air yang tidak jauh dari lokasi kebakaran. "Kita menggunakan operasi pemadaman statis karena sumber airnya dekat, di Kali Anyer," ujarnya. 

Menurut Nurul, api benar-benar padam pukul 08.20 WIB. Hingga Pukul 09.36 WIB, sejumlah tiga unit mobil pemadam kebakaran masih bersiaga. "Tinggal mencari sumber api yang tersembunyi di puing dan kayu," ucap Nurul. 

Baca juga: Damkar Sebut Kebakaran Cahaya Swalayan Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Rp 2,5 Miliar

Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah di Kebayoran Baru Ludes Terbakar, Minggu (19/9/2021) Dini Hari

Di lokasi tersebut, terlihat seorang petugas dibalut perban di bagian kepala. "Terkena runtuhan puing. terkena goresan dari puing. Kondisi saat ini stabil dan tidak terjadi pendarahan lanjutan," jelas Nurul. 

Sementara itu, Aprijal, petugas keamanan di lokasi kebakaran menyebut, benda-benda yang terbakar didominasi oleh sofa, dan tempat tidur. 

Saat terjadi kebakaran, Aprijal baru selesai mandi. Mendengar kabar rumah yang ia jaga terbakar, ia segera menuju lokasi. 

"Saya lagi lepas jaga, pukul 08.00 WIB baru naik jaga. Rumah saya pas di belakang, jadi keliatan apinya. Jadi habis mandi langsung ngacir ke sini," ujar Aprijal saat ditemui di lokasi kebakaran.

Aprijal menjelaskan, barang-barang yang terbakar merupakan milik perusahaan mabel. "Ditaruh di gudang saja. Kalau dibutuhkan baru dikeluarkan," sambung Aprijal. 

Total kerugian yang ditimbulkan, Nurul dan jajarannya masih melakukan penyelidikan dan perhitungan. (M29)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved