Lifestyle

Penulis Muda Ramses W Hardjanto Siap Rilis Buku Berjudul The Game of Life and How to Win It

Penulis muda berbakat, Ramses W. Hardjanto akan merilis buku perdana miliknya bertajuk: "The Game of Life and How to Win it" di awal Oktober ini.

Penulis: M Nur Ichsan Arief | Editor: Alex Suban
dokpri
Penulis muda, Ramses W. Hardjanto akan merilis buku perdana miliknya bertajuk: "The Game of Life and How to Win it" di awal Oktober ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -  Penulis muda, Ramses W. Hardjanto akan merilis buku perdana miliknya bertajuk: "The Game of Life and How to Win it" di awal Oktober ini.

Peluncuran buku sengaja dihelat berdekatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober untuk menegaskan bahwa semangat sumpah pemuda tak akan pernah padam digelorakan oleh milenial seusia Ramses untuk terus bersemangat dalam hidup dan menbangun Indonesia sekali pun Ibu Pertiwi dirundung pandemi Covid-19 yang belum usai.

Baca juga: Bedah Buku Bocah Kebon dari Deli, Telisik Silsilah Prof Supandi-Cicit Tumenggung Keraton Surakarta

Baca juga: Buku Statistik Sosial Membuat yang Sulit Menjadi Mudah Dicerna

Buku yang ditulis berdasarkan pengalaman dan pengamatannya saat bermain golf dan setelah mewawancarai 32 orang public figure yang terdiri dari pemain golf profesional, selebritas, entrepreneur yang juga filantropi Indonesia, olahragawan dan Harvard Professors yakni Theodore Permadi Rachmat atau yang lebih dikenal dengan TP Rachmat.

Juga ada Diva Indonesia, Krisdayanti, Viera Rosada, Jessica Lydia, Ritwik Jain, Bobby Adhitomo, Yudi Candra, Robby Sudargo, Rifat Sungkar (pembalap terkenal Indonesia), Ade Rai (binaragawan Indonesia), , Putri Amani, Ida Ayu Indira, Melati Putri, Raghubir Choudary, Wei Siong Tan, Yulnofrins Napilus, Jo Ee Kok, Davy Makimian,

Serta Dea Mahendra, Stephanie Hermawan, Wempy Dyocta Koto, Edwin Felder, , Marcel Rosihan, Reza Rajasa (Ketua Persatuan Golf Indonesia), Takayanagi, Gritte Agatha, Hariyanto Arbi ,Taufik Hidayat (pemain tennis terkenal Indonesia), Riki Kono Basmelleh ,Shane Green, Kevin Mohan dan Dennis Campbell (Harvard Professors).

Baca juga: Perpustakaan Nasional RI Beri Penghargaan Untuk Penulis Buku dan Musisi, Siapa Saja Pemenangnya?

Baca juga: Gramedia Trending, Netizen Bagikan Pengalaman Apa Saja Terkait Toko Buku Gramedia

Ramses mengaku karya yang dia dedikasikan ini adalah sebagai kontribusinya sebagai milenial negeri ini untuk membantu merubah pola pikir masyarakat menjadi positif dan selalu ingin berjuang maju. 

Ramses bercerita, saat dia bermain golf dan melihat orang lain bermain golf, seperti ia pun melihat gambaran kehidupan sehari-hari.

"Saya melihat permainan golf itu sebagai representasi kehidupan. Bagaimana kita memainkan peran kita dalam melakoni kehidupan dan melewati segala rintangan. Sama juga dengan kita melewati setiap “hole” dalam permainan golf. Dan juga, bagaimana kita berusaha untuk bisa menjadi pemenang," kata siswa kelas 13 British School Jakarta ini di bilangan Jakarta Selatan, Minggu (26/9/2021).

Ramses menjelaskan, walaupun golf selalu distereotipkan sebagai olahraga mahal, faktanya tak ada kaitan antara kemenangan dengan "peralatan tempur" golf yang harus dibeli untuk mendukung kemenangan ini.

"Saat berbicara tentang golf, kita akan berbicara tentang kehidupan. Yaitu bagaimana kita mengatur energi , pola piker dan sumber daya yang kita miliki agar dapat melewati setiap “hole” dengan baik. Bagaimana teknik pukulan, focus dan ketenangan mental yang kita gabungkan agar bisa “par” atau “birdie” atau “eagle”. Kalau beruntung bisa “hole-in-one”, atau bagaimana kita harus bersabar tenang dan pantang menyerah saat terjadi “bogey”, paparnya.

Begitu pun dalam kehidupan. Kata Ramses, segala yang dilakukan tak selamanya berbuah manis. Ada langkah kita yang salah, yang akhirnya menghasilkan kegagalan atau ketidaksempurnaan.

"Di golf dan dalam kehidupan, kita sama-sama harus belajar untuk mengelola energi, kesabaran, dan strategi agar bisa beradaptasi dengan segala kondisi dan merencanakan langkah berikutnya. Kita harus lebih fokus agar target kita tercapai sesuai harapan," ungkap Ramses yang juga pendiri  “Ambassadors of Orphanage”, perkumpulan yang didirikannya untuk mengajak teman teman muda mudi remaja mengajar matematika, bahasa inggris, sulap, kerajinan tangan, bagi anak anak panti asuhan yang tidak mampu secara online.

Ramses juga membuat website www.indofightcorona.com untuk memberikan informasi “real time” lengkap seputar pandemi Covid-19 di Indonesia dan solusinya bagi masyarakat Indonesia, dan www.siapdok.net , website untuk konsultasi dokter spesialis dan dokter umum online bagi masyarakat Indonesia yang harus “stay at home”  karena angka sakit dan kematian Covid-19 yang tinggi di saat pandemi yang melanda Indonesia sudah lebih dari 1,5 tahun ini.

Saat bermain golf, Ramses mengungkapkan sering juga berkomunikasi dengan para pemain seusianya bahkan para senior dan “professional golfer” lainnya. Bahan diskusinya tak hanya tentang permainan golf tapi juga tentang kehidupan yang mereka alami.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved