Berita Kabupaten Bogor

Antisipasi Penyalahgunaan Senjata Api, Polres Bogor Sidak Senjata Dinas Anggota

Antisipasi Penyalahgunaan Senjata Api, Polres Bogor Sidak Senjata Dinas Anggota. Berikut Selengkapnya

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Polres Bogor pemeriksaan kepemilikan senjata api (senpi) para anggotanya di Mapolres Bogor pada Selasa (28/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Sie Propam dan Bagian Logistik Polres Bogor menggelar apel di halaman Mapolres Bogor pada Selasa (28/9/2021).

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polres Bogor melakukan pemeriksaan kepemilikan senjata api (senpi) para anggotanya.

Kasi Propam Polres Bogor Iptu Iwansyah mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban kepemilikan senjata dinas anggota Polres Bogor.

"Kegiatan ini kita lakukan secara berkala. Pemerikasaan yang kita lakukan meliputi kelengkapan amunisi, masa berlaku kartu tanda kepemilikan senjata api dinas  dan kebersihan senjata api itu sendiri," ujar Irwansyah.

"Jangan sampai tanggung jawab kepemilikan senjata api dinas yang di gunakan oleh para anggota ini tidak di sertai dengan perawatan yang merupakan tanggung jawab dari anggota itu sendiri," ujarnya.

Selain itu, pemeriksaan ini juga merupakan sebagai bentuk pengawasan Polres Bogor terhadap anggota agar senpi dinas yang dipergunakan untuk kedinasan tidak disalahgunakan oleh anggota.

"Bila mana dalam kepemilikannya anggota tidak memenuhi  ketentuan dari Sie Propam, kami akan melakukan penarikan senjata api dari anggota yang bersangkutan," jelas Irwansyah.

Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Kasus Covid-19 Pemkab Bogor Perpanjangan Penggunaan Pusat Isolasi Kemang

Baca juga: Diharapkan Mampu Atasi Masalah Pendidikan, Idris Lantik 11 Pengurus Dewan Pendidikan Kota Depok

Dia meminta anggota untuk tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran disiplin.

"Bila mana didapati pelanggaran oleh anggota, kami tak segan untuk memprosesnya," paparnya.

Dalam kepemilikan senjata api dinas,  setiap anggota Polri harus melewati beberapa persyaratan yang ketat.

"Anggota harus dinyatakan sehat, telah lulus tes psikologi, lulus kepribadian yang baik serta harus memiliki keterampilan dalam menggunakan senjata api," jelas Irwansyah.

BACA SELENGKAPNYA di TRIBUNNEWSDEPOK.COM >>>>>

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved