Luhut Lapor Polisi

Polda Metro Dorong Mediasi di Kasus Pelaporan Luhut Pandjaitan

Namun kata Yusri, pihaknya tetap akan mendorong restorative justice lewat mediasi, sesuai dengan surat edaran Kapolri.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Desy Selviany
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Senin 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya tetap akan mendorong restorative justice (penyelesaian kasus diluar pengadilan) dalam kasus pelaporan dugaan berita bohong yang dilayangkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dengan terlapor Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidianti.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil pelapor Luhut dalam laporan terkait pelanggaran Undang-undang ITE dalam konten Youtube berjudul 'Ada Lord Luhut Dibalik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!'.

Pelaporan Luhut berdasarman Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 Undang-undang ITE dan Pasal 310 KUHP tentang penyebaran fitnah oleh terlapor Haris dan Fatia.

"Hari ini pelapor sudah hadir. Kami sudah ambil keterangannya dan sudah selesai. Rencana tindak lanjut kami akan mengkalrifikasi juga kepada terlapornya," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021).

Yusri mengatakan, Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidianti akan dipanggil secepatnya sebagai terlapor untuk diklarifikasi.

Namun kata Yusri, pihaknya tetap akan mendorong restorative justice lewat mediasi, sesuai dengan surat edaran Kapolri.

"Tersangkut masalah seperti ini, yang kita kedepankan adalah mediasi. Mediasi di tahap penyelidikan. Kalau memang ada kesepakatan alhamdullilah, kalau tidak tetap berlanjut nanti kasus ini. Menunggu saja prosesnya," tutur Yusri.

Sebelumnya Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan dua pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Polda Metro Jaya.

Luhut melaporkan Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti.

Dalam pelaporannya Luhut, mempersangkakan keduanya dengan dugaan Pasal 45 juncto Pasal 27 undang-undang ITE.

Usai membuat laporan kepolisian, Luhut menjelaskan alasannya sampai melaporkan kedua pimpinan LSM tersebut.

Kata Luhut, hal ini dilakukannya untuk memperbaiki nama baiknya.

"Saya kan harus mempertahankan nama baik saya, anak cucu saya, jadi saya kira sudah keterlaluan," ujar Luhut di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Rabu (22/9/2021).

Selain itu kata Luhut, pihaknya juga sudah dua kali melayangkan somasi kepada Haris dan Fathiya atas konten Youtube yang dianggap mencemarkan nama baik.

Namun, somasi tersebut dianggap tidak diindahkan keduanya. Sebab, keduanya tak kunjung meminta maaf atas konten tersebut.

Hal itu membuat Luhut, mempersangkakannya keduanya dengan tiga pasal sekaligus.

Pertama Undang-undang ITE, kemudian pidana umum, dan terkait berita bohong.

Adapun laporan kepolisian tersebut ialah STTLP/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, 22 September 2021. (Des)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved