Breaking News:

Luhut Lapor Polisi

Luhut Binsar Pandjaitan Membantah Tuduhan Haris Azhar dan Fatia Terkait Kepemilikan Tambang di Papua

Menko Kemaritiman & Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah laporkan Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar & Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/ Desy Selviany
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, telah melaporkan Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti.

Luhut melaporkan Haris Azhar dan Fatia di Polda Metro Jaya, Rabu (22/9/2021).

Dalam pelaporannya, Luhut memersangkakan keduanya dengan dugaan Pasal 45 juncto Pasal 27 undang-undang ITE.

Selain itu, Luhut membantah memiliki tambang di Papua seperti yang dituduhkan Haris Azhar dan Fatia.

Luhut mengatakan bahwa data itu akan dibukanya di pengadilan saat kasus penyebaran berita bohong yang dilaporkannya sudah diperoses secara hukum.

Pernyataan itu Luhut sampaikan usai ditantang untuk buka-bukaan terkait tambang di Papua seperti yang diungkapkan dalam konten Youtube berjudul 'Ada Lord Luhut Dibalik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!'.

Baca juga: VIDEO : Luhut Binsar Panjaitan Jelaskan Rincian PPKM Darurat

Baca juga: Luhut Binsar Panjaitan Minta Mall dan Tempat Ibadah Tutup selama PPKM Darurat

Baca juga: Luhut Binsar Panjaitan Prihatin Importir tak Mau Bangun Pabrik Alat Kesehatan

"Biar nanti di pengadilan. Ya, biar kita lihat. Sebab, saya tidak ada sama sekali bisnis di Papua. Sama sekali tidak ada. Apalagi itu dibilang pertambangan-pertambangan, itu kan berarti jamak, saya tidak ada," kata Luhut di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021).

Saat ditanyai terkait undangan klarifikasi di konten Youtube Haris Azhar, menurut Luhut hal itu tidak perlu.

Sebab, semua harta kekayaannya sebagai pejabat negara sudah dilaporkannya ke KPK.

"Buka saja di media sekarang, dari sekarang juga bisa buka di media kok, kan saya punya laporan harta kekayaan ada di KPK itu, dalam bentuk LHKPN itu," ujar Luhut.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved