Breaking News:

Formula E

Ketua DPRD DKI Bantah Langgar Aturan Tatib dengan Menyelipkan Agenda Interpelasi Formula E

Pelanggaran yang dimaksud yaitu menyelipkan agenda paripurna interpelasi Formula E, meski rapat itu tidak tertera dalam pembahasan Bamus.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Umar Widodo
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menepis telah melanggar aturan tata tertib saat memimpin rapat Badan Musyawarah (Bamus) pada Senin (27/9/2021) pagi.

Pelanggaran yang dimaksud yaitu menyelipkan agenda paripurna interpelasi Formula E, meski rapat itu tidak tertera dalam pembahasan Bamus.

Kata Pras, dalam rapat itu DPRD DKI Jakarta menjadwalkan kegiatan penjelasan lisan dan hak bertanya atau interpelasi tentang penyelenggaraan Formula E.

Hak itu digunakan untuk memanggil Guberner DKI Jakarta Anies Baswedan yang berencana menggelar Formula E saat pandemi Covid-19 pada Juni 2022 mendatang.

“Jadi yang hadir (dalam rapat Bamus) sudah kami beri kesempatan untuk mengutarakan pendapat,” ujar Pras berdasarkan keterangannya pada Senin (27/9/2021) malam.

Menurutnya, wacana interpelasi datang dari peserta rapat Bamus yang menagih agar penggunaan hak bertanya segera dijadwalkan.

Sementara yang lainnya, seperti dari Fraksi PKS, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai NasDem yang ada di dalam ruang rapat Bamus hanya bergeming.

“Ada kok mereka dari fraksi yang tidak setuju (intepelasi) dalam rapat tersebut. Tapi mereka tidak berkomentar apa-apa sampai saya ketuk palu,” imbuhnya.

Politikus PDI Perjuangan itu juga menegaskan sejak awal dirinya terus mengacu pada Tata Tertib sebagai kiblat DPRD DKI Jakarta menjalankan fungsinya.

Seperti menyetujui usulan interpelasi dari dua fraksi, yakni PDI Perjuangan dan PSI.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved