Breaking News:

Berita Nasional

Jokowi Tak Respon Ultimatum, Hari Ini Aliansi BEM Seluruh Indonesia Kepung Kantor Firli Bahuri

Aksi tersebut untuk mempertanyakan komitmen Presiden Joko Widodo yang pernah menyinggung soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Editor: Feryanto Hadi
twitter kpk
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Aliansi BEM Seluruh Indonesia akan menggelar aksi demonstrasi di gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (27/9/2021).

Aksi akan dimulai pada 14.00 WIB.

Aksi tersebut untuk mempertanyakan komitmen Presiden Joko Widodo yang pernah menyinggung soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Jokowi dianggap diam ketika 56 pegawai KPK lengser melalui TWK.

Baca juga: Dukung Pemecatan 56 Pegawai, Fahri Hamzah Puji Firli: Hanya Firli yang Tahu Seluk-beluk KPK

Baca juga: Ingatkan Giring Agar Tidak Cengeng, Fahri Hamzah:Berani Menyerang Jangan Nangis kalau Diserang Balik

Koordinator Media BEM SI 2021 Muhammad Rais menyatakan, aksi tersebut dilakukan lantaran ultimatum yang sebelumnya diberikan kepada Jokowi tidak diindahkan.

Bertajuk Gerakan Selamatkan KPK kembali bergerak, mereka akan kembali menyinggung terkait 56 pegawai KPK yang tersingkir melalui proses TWK

"Aksi ini untuk menindaklanjuti dari Ultimatum Jokowi yang telah melewati 3x24 Jam. Dari ultimatum dikirimkan, terlihat tidak ada jawaban dari Presiden Jokowi untuk menunjukkan keberpihakannya kepada 57 Pegawai KPK yang berintegritas," ujar Muhammad Rais melalui siaran tertulis, Senin.

BEM SI menilai, KPK saat ini terkesan menjadi lembaga yang tidak lagi berkomitmen untuk memberantas korupsi lantaran dinilai menyingkirkan para pegawai-pegawai yang mereka anggap jujur dan berintegritas melalui proses TWK.

Mereka juga menyayangkan, sejumlah pegawai tersebut dituding bahkan difitnah tanpa alasan.

Baca juga: Manajer Klarifikasi soal Kabar Tukul Meninggal Dunia, Jelaskan Kondisi Terbaru Sang Pelawak

"KPK tidak lagi menjadi lembaga negara yang memberantas korupsi, kini berubah menjadi Komisi Perlindungan Korupsi. Bagiamana tidak ? pegawai-pegawai jujur telah disingkarkan dengan adanya TWK dengan dalih wawasan kebangsaan hingga timbul fitnah dugaan taliban tanpa alasan," jelasnya

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved