Breaking News:

HMI Sumatera Utara Sebut TWK KPK Sudah Konstitusional

Alwi Hasbi Silalahi menilai rencana Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang bakal menggelar aksi terkait TWK KPK adalah provokasi

Editor: Ahmad Sabran
istimewa
Ketua Badko HMI Sumut Alwi Hasbi Silalahi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara (Sumut) menganggap tes wawasan kebangsaan (TWK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sesuai konstitusi.

Ketua Umum Badko HMI Sumut Alwi Hasbi Silalahi menilai rencana Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang bakal menggelar aksi terkait TWK KPK adalah aksi provokasi dan menduga ada dalang intelektual dari aksi tersebut.

"Saya menduga ada dalang intelektual dari BEM Seluruh Indonesia atau BEM SI yang ingin menggelar aksi yang menurut kami memprovokasi masyarakat untuk tidak percaya terhadap KPK," ujar Alwi dalam keterangannya, yang dikutip Senin (27/9/2021).

Alwi mengatakan, aktor intelektual yang mendalangi aksi BEM SI diduga memiliki kepentingan tertentu terhadap KPK. Dia menduga aktor intelektual tersebut adalah pegawai KPK yang tak lolos TWK.

Baca juga: Omongan Pakde, Benar

"Ada indikasi aktor intelektualnya adalah yang sangat berkepentingan di KPK dan bisa jadi adalah oknum pegawai KPK yang tidak lolos," ucapnya.

Pegawai KPK yang tak lolos TWK, lanjutnya, seharusnya menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) terkait asesmen karena sudah sesuai dengan konstitusi yang ada.

Baca juga: Azis Syamsuddin, Dijemput Paksa, Ditetapkan Tersangka dan Ditahan KPK

Ia menegaskan HMI Sumut mendukung penuh putusan MK dan MA terkait TWK KPK karena itu adalah konstitusional.

"Yang kedua, meminta kepada pegawai KPK yang tidak lulus TWK untuk menghormati putusan MK dan MA terkait asesmen," tutur Alwi. 

Diketahui, BEM SI dan Gerakan Selamatkan KPK (GASAK) telah menyurati Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pemberhentian 57 pegawai KPK pada Kamis (23/9/2021) lalu.

Dalam surat tersebut BEM SI dan GASAK meminta ketegasan Presiden Jokowi dalam menyikapi berbagai upaya pelemahan KPK.

BEM SI pun berencana menggelar aksi demonstrasi terkait dipecatnya para pegawai KPK yang tak lolos TWK pada hari ini, Senin (27/9/2021). Aksi tersebut disebut-sebut bakal terpusat Jakarta.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved