Breaking News:

Gerindra Sebut PDI-P Terlalu Ngebet Gulirkan Interpelasi Formula E

Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta menyebut, PDI Perjuangan terlalu ‘ngebet’ menggulirkan hak interpelasi Formula E.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ratusan orang berunjukrasa di Balai Kota DKI, Jumat (3/9/2021) untuk mendesak Gubernur DKI ANies Baswedan membatalkan ajang Formula E di Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta menyebut, PDI Perjuangan terlalu ‘ngebet’ menggulirkan hak interpelasi Formula E.

Padahal kata Gerindra, masih banyak masalah dan hal demi kepentingan warga Jakarta yang lebih penting dibahas.

Hal itu dikatakan anggota Fraksi Gerindra Syarif, setelah Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio dari Fraksi PDI Perjuangan Edi Marsudi memutuskan rapat interpelasi digelar Selasa (28/9/2021) besok.

“Saya sendiri hanya bertanya mengapa cepat banget, yang lain masih banyak yang nggak dibahas,” ujar Syarif saat dikonfirmasi pada Senin (29/9/2021).

Syarif juga heran dengan sikap dua fraksi penggagas interpelasi, PDI Perjuangan dan PSI yang begitu semangat memakai hak tersebut.

Dibanding memakai hak interpelasi, sebaiknya dewan fokus pada agenda rapat lain yang dinilai lebih penting.

“Rapat-rapat Perda yang lain mangkrak, ada empat Perda yang mangkrak dibahas. Kayak revisi RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah), revisi Perda Covid-19, revisi RDTRZ (rencana detil tata ruang dan zonasi) dan Perda kawasan tanpa rokok,” katanya.

Syarif juga meminta kepada koleganya untuk tidak mengakali Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib (Tatib).

Sebab dalam rapat penyusunan jadwal di Bamus pada Senin (27/9/2021), agenda pembahasan paripurna interpelasi Formula E tidak tertera.

“Undangan rapat Bamus agendanya tidak tercantum tentang interpelasi. Itu kan jadinya akal-akalan,” jelas Syarif.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved