Breaking News:

Kisah AKP Supriyatin

Kisah AKP Supriyatin dari Gagal Jadi Anggota TNI Hingga Nyaris Diamputasi Ditembak Bandar Narkoba

Menjadi polisi yang bertugas sebagai penegak hukum memiliki risiko yang cukup berat, karena memberantas tindak kriminal.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Miftahul Munir
bekas tembakan senjata api bandar Narkoba di lengan Tangan Kanan AKP Supriyatin 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Menjadi polisi yang bertugas sebagai penegak hukum memiliki risiko yang cukup berat, karena memberantas tindak kriminal.

Meski demikian, segala risiko itu tidak membuat anggota polisi tidak bisa berprestasi.

Salah seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Metro Jakarta Barat bernama AKP Supriyatin Pelawi berhasil menorehkan segudang prestasi luar biasa.

Supriyatin lahir di Jakarta pada 31 April 1977.

Dia terlahir dari seorang ayah anggota TNI dan masa kecil hingga dewasa ia habiskan di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Sejak kecil, Supriyatin bercita-cita ingin seperti ayahnya, menjadi anggota TNI.

Untuk mewujudkan cita-citanya itu, sejak kelas II SMAN 96, Supriyatin sudah berlatih untuk persiapan seleksi sebagai anggota TNI.

Baca juga: AKP Supriyatin yang Pernah Ditembak Bandar Narkoba Bercita-cita Jadi Anggota TNI

Baca juga: Jadi Bandar Narkoba, Karyawan dan Mahasiswa Ini Raup Penghasilan Miliaran Rupiah

Baca juga: Update Coki Pardede, Bandar Narkoba Pemasok Sabu untuk Coki Ditangkap, Ngaku Hanya Kenal Wely

Pada tahun 1996,  Supriyatin mendaftarkan diri sebagai anggota TNI, namun dia gagal untuk mengikuti pendidikan tentara.

Ada perasaan kecewa, lantaran gagal seleksi sebagai anggota TNI.

Tetapi, dia mendapat wejangan dari kakak kandungnya yang sudah menjadi anggota TNI lebih dahulu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved