Breaking News:

Penyelundupan Lobster

Sukses Gagalkan Penyelundupan Lobster, Polair Mengamankan Kerugian Negara Senilai Rp 33 Miliar Lebih

Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri gagalkan penyelundupan benih lobster di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. 

“BPS ini pemilik alias pemodal dari bisnis ilegal penyelundupan baby lobster ini,” ucap Yassin. 

Tidak berhenti sampai disitu, polisi mendapati fakta lain bahwa pengiriman benih lobster itu diatur oleh seseorang lainnya, LS. 

Tanpa harus menunggu lama, LS pun juga ikut ditangkap Tim Gabungan Subdit Gakkum dan Subdit Intelair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.

Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 92 juncto Pasal 26 ayat (1) UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta Pasal 88 UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman 8 tahun penjara.

Senilai Rp 33 Miliar

Selain itu, Yassin mengatakan bahwa benih lobster yang digagalkan senilai Rp 33 miliar.

Yassin berujar bahwa sebanyak 144.100 benih lobster diamankan dari keempat pelaku yang ditangkap yakni IS, MH, BPS, dan LS. 

"Barang bukti kita hitung, jumlahnya sekitar 144.100 benih baby lobster," kata Yassin.

Dengan digagalkannya penyelundupan ratusan ribu benih lobster ini, Polair turut mengamankan kerugian negara senilai Rp 33.624.000.000.

Berdasarkan keterangan para tersangka, ratusan ribu benih lobster itu rencananya akan dikirimkan melalui jalur laut dari Muara Baru ke Batam untuk kemudian akan didistribusikan ke Singapura.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved