Breaking News:

Berita Jakarta

Ojol Ramai-ramai Pergoki Penebar Ranjau Paku di Jalan Gatot Subroto Tebet

Para pengojek online memergoki lalu meringkus penyebar ranjau paku di kawasan Jalan Gatot Subroto, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (23/9/2021) pagi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
@rohim_saber
Penyebar ranjau paku di kawasan Jalan Gatot Subroto, Tebet, Jakarta Selatan diringkus para driver ojek online (Ojol), Kamis (23/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, TEBET -- Penyebar ranjau paku di kawasan Jalan Gatot Subroto, Tebet, Jakarta Selatan diringkus warga bersama driver ojek online (Ojol). Pelaku pun langsung diserahkan ke pihak kepolisian.

Awalnya informasi penangkapan penyebar ranjau paku itu dibagikan oleh akun instagram @rohim_saber.

Dalam video terlihat pria berkacamata yang diduga pelaku penyebar ranjau paku duduk di jalan dan dikepung oleh Ojol dan aparat kepolisian.

Video: Penebar Ranjau Paku Tertangkap Basah Ketika Menjalankan Aksinya di Jalan Gatot Subroto

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sutikno membenarkan informasi tersebut.

Kata Sutikno, peristiwa itu terjadi Kamis (23/9/2021) pagi.

Pihaknya pun langsung mengamankan penyebar ranjau paku tersebut.

Baca juga: VIDEO: Meski PSBB, Relawan Sapu Bersih Ranjau Paku Tetap Beraksi

Baca juga: Komunitas Saber Berhasil Mengumpulkan Sebanyak 1,5 Kilogram Jari-jari Payung di Jalan Gatot Subroto

"Ditangkap seorang tersangka penebar ranjau paku oleh masa pengemudi gojek online yang melaksanakan aksinya menebarkan paku di sepanjang Jalan Gatot Subroto sampai Cawang," kata Sutikno dikonfirmasi Jumat (24/9/2021).

Sutikno mengatakan awalnya anggotanya tengah berpatroli di luar tol dalam kota untuk mengisi bensin.

Setelah itu, anggota yang berpatroli melihat ada keributan di samping Pom Bensin tersebut.

"Kami dihadang oleh masa dari Ojol untuk mengamankan tersangka dan melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP)," terangnya.

Baca juga: UPDATE Prakiraan Cuaca Jumat 24 September, BMKG: Waspadai Hujan Petir di sebagian Wilayah Jakarta

Setelah itu, pihak PJR menyerahkan pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut ke Polsek Tebet untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami serahkan kepada anggota Polsek Tebet," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan jari-jari payung mengincar kendaraan yang melintas di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Hal itu diketahui saat Komunitas Saber melakukan operasi dari Jalan Gatot Subroto di Slipi Petamburan hingga ke Cawang, Jakarta Timur pada Minggu (19/9/2021).

Baca juga: JADWAL Layanan SIM Keliling DKI Jakarta Jumat 24 September 2021 Ada di Lima Lokasi

Pendiri Komunitas Saber Abdullah Rohim mengatakan operasi dilakukan sedari pukul 07.00 WIB sampai 08.30 WIB.

Operasi dimulai dari Slipi Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat hingga Cawang, Jakarta Timur.

Di sepanjang Jalan Gatot Subroto itu terkumpul 1,5 kilogram (kg) jari-jari payung.

"Kawasan itu memang rawan ranjau. Jari-jari payung jauh lebih berhaya dari paku," ujar Rohim dihubungi Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Rampas Motor Ojol, Satu Penagih Utang Dibekuk Warga Satu Lainnya Buron

Selain di Jalan Gatot Subroto, operasi juga dilakukan di Semanggi dan Tebet.

Di kawasan Semanggi tepatnya dekat halte transjakarta juga kata Rohim merupakan titik bahaya ranjau paku.

"Tadi kami sempat melintas di Semanggi juga untuk operasi ranjau paku," jelas Rohim.

Kata Rohim, komunitasnya menerima informasi warga apabila mengetahui titik lain yang rawan dengan ranjau paku.

Baca juga: Puluhan Motor Parkir Sembarangan Diangkut, Ojol Kalang Kabut

Rohim menyebut terkadang pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian dalam melakukan giat penyapuan ranjau di titik yang masih rawan ranjau paku dan jari-jari payung.

Selama 11 tahun beroperasi, komunitasnya sudah kumpulkan 4 ton ranjau paku dan jari-jari payung.

Khusus Rohim sendiri sudah kumpulkan 1,7 ton ranjau yang ditemukan di sejumlah ruas jalan Ibukota.

"Kalau ditotal dari semenjak aktif tahun 2010 sampai tahun 2016 saya sendiri itu kumpulkan hampir 2 ton, kalau digabung seluruh anggota itu sudah hampir 4 ton, sisa koleksi di rumah hampir dua kuintal lagi," jelasnya. (Des)

 
 
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved