Breaking News:

Berita Jakarta

Politisi PSI August Hamonangan Nilai Pemprov DKI Tak Serius Kelola Sampah Warga Jakarta

August menyoroti proyek pengelolaan sampah intermediate treatment facility (ITF), Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara yang tak selesai

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Foto Ilustrasi: kegiatan pembersihan sampah di kolong tol Ir. Wiyoto Wiyono, RW 08 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta dinilai tak serius mengelola sampah warga Ibu Kota.

Sampai sekarang, Pemprov DKI Jakarta masih bergantung pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta August Hamonangan mengatakan, Pemprov DKI tidak punya pilihan selain meminta perpanjangan kontrak dengan Kota Bekasi.

Pasalnya kontrak kerja sama di TPST Bantargebang bakal berakhir pada Oktober 2021 mendatang.

Baca juga: Wapres: 27 Juta Warga Miskin Terdampak Pandemi, 10 Juta di Antaranya Masuk Kategori Miskin Ekstrem

“Pemprov DKI tidak serius mengelola sampah Jakarta, padahal ini adalah hal yang penting dan sangat krusial di kehidupan sehari-hari masyarakat Jakarta,” ujar anggota August berdasarkan keterangannya padda Kamis (23/9/2021).

August juga menyoroti proyek pengelolaan sampah intermediate treatment facility (ITF), Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara yang tak kunjung selesai.

Padahal Pemprov DKI sempat menggadang-gadang, ITF mampu menggantikan peran TSPT dalam mengelola sampah.

Proyek yang dimulai sejak Desember 2018 ini terhenti akibat kesulitan mendapat pendanaan setelah mundurnya mitra asing Fortum.

Baca juga: Sudah Sepekan Sampah Menumpuk di Kali Sipon Cipondoh, Warga tak Tahan Bau Busuk

August juga menyayangkan Pemprov DKI melalui Ingub 49/2021 baru berencana meminta pinjaman daerah untuk ITF Sunter pada Januari 2022 mendatang.

“Mengapa baru mulai bergerak di sisa 9-10 bulan sebelum jabatan Gubernur Anies berakhir? Mengapa isu sampah tidak pernah jadi prioritas, kalah dengan Formula E yang langsung menyedot triliunan rupiah,” ujar August.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved