Breaking News:

Berita Jakarta

Legislator Desak Disdik dan Dinkes DKI Investigasi Temuan 25 Klaster saat PTM di Jakarta

Dinkes dan Disdik harus segera turun tangan karena dia khawatir klaster bukan terjadi di sekolah, tapi di rumah atau di jalan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
www.dshs.state.tx.us
COVID-19 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Legislator DKI Jakarta mendesak Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk menginvestigasi temuan adanya 25 klaster Covid-19 dari pembelajaran tatap muka (PTM).

Penyebaran Covid-19 di sekolah dinilai dapat membahayakan keselamatan para pendidik, staf sekolah, pelajar hingga orangtua yang ada di rumah.

“Saya meminta kepada Disdik dan Dinkes dinkes agar segera menindaklanjuti untuk menginvestigasi di lapangan agar segera harus punya tindak lanjut yang cepat dan tepat,” kata anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Solikhah pada Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Isu Klaster Covid-19 pada Kegiatan PTM di Jakbar, Kepala SDN Duri Kepa 3 Tunggu Arahan Dinas

Baca juga: Kurangi Ketergantungan Impor Vaksin, Vaksin Merah Putih Siap Digunakan pada Juli 2022

Solikha mengatakan, Dinkes dan Disdik harus segera turun tangan karena dia khawatir klaster bukan terjadi di sekolah, tapi di rumah atau di jalan.

Penyebarannya, kata dia, bisa saja terjadi ketika para guru, staf sekolah dan pelajar sedang berada di perjalanan menuju sekolah.

Sepengetahuan dia, protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 di sekolah sangat ketat.

Para pelajar maupun guru yang datang wajib diperiksa suhu tubuh dan mencuci tangan.

Mereka juga diwajibkan memakai masker dan menghindari kerumunan selama berada di sekolah. “Ini kan kita tidak tahu mereka terkena di mana, karena saya lihat betul di lapangan itu, ketika saya melihat sekolah sangat-sangat ketat prokesnya,” ujar Solikhah dari Fraksi PKS ini.

Baca juga: Kasudin Pendidikan Jaksel Wilayah II Juga Sebut Belum Dapat Laporan Soal Klaster PTM

Namun demikian bila klaster itu terjadi di sekolah, dia meminta kepada Pemprov DKI untuk mengkaji ulang pelaksanaan PTM yang dimulai sejak 30 Agustus 2021 lalu.

Di sisi lain, pihak sekolah bersama orangtua juga harus tetap memonitor para pelajar agar langsung pulang ke rumah usai PTM selesai.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved