Breaking News:

Berita Nasional

Kurangi Ketergantungan Impor Vaksin, Vaksin Merah Putih Siap Digunakan pada Juli 2022

Selain mengurangi ketergantungan Impor, adanya Vaksin Merah Putih diharapkan dapat mencukupi kebutuhan vaksin di Indonesia

Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu
Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi saat ditemui di Bentara Budaya Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (23/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, salah satu motivasi Pemerintah untuk mengembangkan Vaksin Merah Putih adalah mengurangi ketergantungan impor vaksin dari sejumlah negara. 

"Ya, itu memang sangat kita harapkan," kata dr. Nadia saat ditemui di Bentara Budaya Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (23/9/2021), siang. 

Selain mengurangi ketergantungan Impor, adanya Vaksin Merah Putih diharapkan dapat mencukupi kebutuhan vaksin di Indonesia, terlebih apabila terjadi gelombang ketiga. 

Baca juga: Wapres: 27 Juta Warga Miskin Terdampak Pandemi, 10 Juta di Antaranya Masuk Kategori Miskin Ekstrem

Baca juga: Sri Mulyani Singgung Penyaluran Bansos di Daerah Lambat, Minus 27,4 Persen 

"Seperti India, pada waktu mereka mengalami kasus yang tinggi, mereka menahan ekspornya. Itu kita terdampak di bulan April. Karena seharusnya kita mendapatkan vaksin 15 juta, tapi ternyata hanya 4 atau 5 juta," terang Nadia. 

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menuturkan, cara kerja Vaksin Merah Putih adalah virus yang dilemahkan seperti Vaksin Sinovac. "Juga ada materi genetik seperti Vaksin Pfizer dan Vaksin Moderna," jelasnya. 

Lebih lanjut, Nadia mengatakan, pengembangan Vaksin Merah Putih merupakan ikhtiar Pemerintah Indonesia untuk membantu kebutuhan permintaan vaksin Covid-19

"Karena kita tahu seperti tahun ini WHO hanya memperkirakan 40 persen negara global yang bisa memenuhi kebutuhan vaksin untuk seluruh sasarannya," tambah Nadia. 

Baca juga: Masih Jauh dari Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Baru Tercapai 25 Persen

Wanita kelahiran Palembang, Sumatera Selatan ini menjelaskan, mudah-mudahan Vaksin Merah Putih bisa sudah bisa digunakan untuk kebutuhan vaksinasi pada bulan Juli 2022. 

"Sedang proses penyelesaian. Ada yang tahap dua, ada yang tahap tiga. Paling cepat mungkin nanti di akhir Maret, mereka akan selesai dengan hasil uji tahap tiga dan siap diproduksi," jelasnya. 

Selain itu, ia berharap diproduksinya Vaksin Merah Putih bisa mengurangi daya kompetisi sejumlah negara untuk memperoleh vaksin.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved