Breaking News:

Berita Jakarta

Isu Klaster Covid-19 pada Kegiatan PTM di Jakbar, Kepala SDN Duri Kepa 3 Tunggu Arahan Dinas

Aroman selaku Kasudin Pendidikan Jakarta Barat 1 mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan terkait 8 cluster Covid-19

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Desy Selviany
Siswa Kelas V SD Negeri 03 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat Daniel Prasetyo dapat belajar kembali di sekolah selama pandemi Covid-19 Rabu (9/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBON JERUK - Pihak sekolah saat ini belum mendapatkan kebijakan terbaru terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Hal ini diungkapkan Sri Sumiati selaku Kepala SDN Duri Kepa 03, Kebon Jeruk.

Namun, menurut Sri Sumiati, jika memang Pembelajaran Tatap Muka dinilai membahayakan murid,  pihaknya akan menerima jika PTM harus dihentikan.

Meski demikian, Sri memastikan selama ini kegiatan PTM terbatas belum mengalami kendala.

Baca juga: Temuan 25 Klaster PTM di Jakarta, Disdik DKI Sebut Belum Terima Data

"Tapi mudah-mudahan tak ada yang terjadi sama sekolah kami, karena yang kita lakukan alhamdulilah ga ada kendala apa-apa," ungkap Sri Sumiati Kepala Sekolah SD Duri Kepa 03, Kebon Jeruk, Kamis (23/9/2021).

Sri menambahkan, hingga saat ini juga tak ada imbauan terbaru berkaitan dengan kabar Cluster Covid-19 yang tengah beredar saat ini.

"Belum ada himbauan dari dinas, biasanya dinas ada tanggapan cepat, langsung zoom lalu sosialisasi," jelasnya.

Sri menyebut ada sejumlah prosedur yang diterapkan dalam pelaksanaan PTM saat ini.

Misalnya, orang tua mengantarkan anaknya sampai ke depan pintu gerbang, lalu anak tersebut akan diperiksa suhu tubuhnya.

Jika siswa dinilai sakit, maka tak diperbolehkan untuk masuk sekolah. 

Baca juga: Kurangi Ketergantungan Impor Vaksin, Vaksin Merah Putih Siap Digunakan pada Juli 2022

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved