Info PLN

Demi Keselamatan, PLN Ajak Gunakan Listrik yang Aman

Mengusung tema Tertib Listrik untuk Hidup yang Lebih Baik, kegiatan yang berlangsung secara virtual ini dihadiri masyarakat dari puluhan kecamatan.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. PLN UID Jakarta Raya
Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya memberikan paparan dalam kegiatan sosialisasi tertib listrik kepada masyarakat, sebagai upaya memberikan pemahaman tentang keselamatan ketenagalistrikan, Kamis (21/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tertib listrik kepada masyarakat, Kamis (21/9/2021), sebagai upaya memberikan pemahaman tentang keselamatan ketenagalistrikan.

Mengusung tema Tertib Listrik untuk Hidup yang Lebih Baik, kegiatan yang berlangsung secara virtual ini dihadiri masyarakat dari 22 kecamatan di DKI Jakarta, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.

Pada kesempatan tersebut Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya  menyampaikan tips kelistrikan untuk menghindari bahaya pemakaian listrik diantaranya:

1. Tidak bermain layang – layang dekat jaringan listrik

2. Tidak membakar sampah dekat dengan jaringan listrik.

3. Jarak antara bangunan, pohon, atau pemasangan umbul-umbul dari jaringan listrik yaitu 3 meter

4. Tidak beraktivitas dekat dengan gardu PLN.

5. Tidak melaukan penggalian tanah yang ada kabel PLN.

6. Memastikan sumber listrik yang digunakan legal, agar terhindar dari P2TL.

7. Tidak mengutak-atik kWh meter sendiri untuk mempengaruhi pengukuran daya listrik

Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya memberikan paparan dalam kegiatan sosialisasi tertib listrik kepada masyarakat, sebagai upaya memberikan pemahaman tentang keselamatan ketenagalistrikan, Kamis (21/9/2021).
Doddy B. Pangaribuan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya memberikan paparan dalam kegiatan sosialisasi tertib listrik kepada masyarakat, sebagai upaya memberikan pemahaman tentang keselamatan ketenagalistrikan, Kamis (21/9/2021). (Dok. PLN UID Jakarta Raya)

Doddy juga menyampaikan bahwa batas kewenangan PLN yaitu sampai dengan kWh meter. Selanjutnya dari kWh meter ke dalam rumah merupakan tanggung jawab pelanggan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan pelanggan untuk menghindari bahaya kebakaran akibat korsleting listrik di rumah antara lain melakukan pengecekan instalasi listrik 10 tahun sekali, tidak menumpuk steker serta melakukan penggantian steker yang sudah tidak layak serta menggunakan peralatan listrik yang berkualitas dan berstandar SNI.

Doddy menambahkan, Pelanggan harus memiliki Sertifikat Laik Operasi sebelum melakukan penyambungan baru.

“Saya juga mengajak pelanggan untuk memeriksa instalasi listrik di rumah atau bangunan secara rutin untuk mencegah adanya korsleting penyebab kebakaran,” tandasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved