Trending topic

Buat Perjanjian Nuklir dengan Inggris dan AS, Australia Dikecam, Austalia Berbohong Trending

AUKUS dianggap membahayakan perdamaian di Asia Tenggara, dan Australia dianggap telah berbohong untuk tidak bermain nuklir.

Penulis: Wito Karyono | Editor: Wito Karyono
getty images/heraldsun.com.au
Ilustrasu Kota Melbourne Victoria Australia sepi setelah diberlakukan jam malam selama masa pandemi virus corona. Australia kini dikecam negara Asia tenggara karena kesepakatan bikin nuklir dengan Inggris dan AS. 

Pemerintah federal juga meyakini Vietnam bisa menerima proposal tersebut, meskipun belum mengeluarkan pernyataan publik.

Baca juga: Setelah Angin Puting Beliung, Kota Depok Dilanda Banjir Kawasan Mampang Terendam

Kesepakatan AUKUS sejauh ini dianggap untuk menyaingi kekuatan China yang semakin meningkat di kawasan.

Kesepakatan baru Australia dengan Inggris dan AS juga telah memicu kemarahan Perancis, yang sebelumnya memiliki perjanjian dengan Australia soal pembelian kapal selam konvensional.

Berbicara pada forum Asia Society yang berlangsung secara virtual pada Selasa kemarin, Menlu RI Retno Marsudi mengatakan bahwa Indonesia mencatat komitmen-komitmen yang dinyatakan Australia, termasuk janji negara itu untuk terus menghormati prinsip nonproliferasi dan hukum internasional.

“Tetapi saya menekankan bahwa yang tidak diinginkan oleh kita semua adalah kemungkinan meningkatnya perlombaan senjata dan power projection (unjuk kekuatan—red) di kawasan, yang tentunya akan dapat mengancam stabilitas keamanan kawasan,” kata Menlu RI.

Baca juga: Firsabila Kaget Saat Dengar Kabar Coki Pardede Diduga Alami Penyimpangan Seksual, Tetap Jadi Pacar?

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres juga memperingatkan tentang meningkatnya ketegangan antara China dan AS.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved