Breaking News:

Berita Video

VIDEO Hamidatun Syadiah Nyesek Warganet Minta Karakter Jubaedah Dimatikan di Sinetron TOP

Selama setahun terlibat di sinetron TOP, wanita yang akrab disapa Hami Diah itu mengakui kehidupannya banyak mengalami perubahan, salah satunya soal m

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Ahmad Sabran

WARTA KOTA, JAKARTA - Hamidatun Syadiah tengah menikmati pekerjaannya sebagai aktris, karena sinetron stripping yang dibintanginya yakni Tukang Ojek Pengkolan (TOP), masih diminati oleh penonton.

Hamidatun Syadiah mengakui dirinya sudah bergabung dan menjadi pemain sinetron stripping TOP selama setahun lebih dan memerankan tokoh Jubaedah atau Mpo Edah.

"Alhamdulillah sudah setahun ini di TOP. Kurang lebih sudah 500 episode lah aku dipercayakan jadi Jubaedah atau Mpo Edah," kara Hamidatun Syadiah kepada Wartakotalive, ketika ditemui di kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (21/9/2021) petang.

Selama setahun terlibat di sinetron TOP, wanita yang akrab disapa Hami Diah itu mengakui kehidupannya banyak mengalami perubahan, salah satunya soal materi.

Disamping itu, wanita 37 tahun tersebut bersyukur menerima respon positif dan negatif dari warganet dan penonton, yang mengikuti cerita Jubaedah atau Mpo Edah selama setahun ini.

"Oh banyak banget komentar. Kebetulan aku aktif mainin akun instagram aku @hami_diah. Karena kebetulan peran yang aku dapet peran memancing hatters jadinya banyak banget yang kasih komentar engga enak," ucapnya. 

Diakui ibu dua anak tersebut, jalan cerita Jubaedah atau Mpo Edah di sinetron stripping TOP, adalah karakter istri yang suka marahi suaminya sendiri, yakni Bowo yang diperankan oleh Tanih.

"Sampai ada komentar, 'peran Jubaedah engga memberikan contoh yang baik, ilangin aja karena kasar sama suami gabisa nyium bau surga lah' banyak lah di komen dan Direct Message (instagram)," jelasnya.

"Sebagai pemain komentar pedas itu Peran Jubaedah Ilangin. Itu kan berarti matiin rezeki gua banget. Itu doang," sambungnya.

Menurut mantan pesinetron Dunia Terbalik itu, komentar negatif lain ia hiraukan dan tidak mau diambil pusing.

"Aku anggap itu fans yang tertunda. Berarti dia ngepoin dan nonton aku makanya dia tau," ungkapnya.

Hamidatun Syadiah idak keberatan dan tidak masalah jika warganet hanya memberikan komentar julid kepadanya. Sebab, ia tahu para hatters atau warganet sayang terhadap dirinya.

"Kalau dipikir mereka mendalami peran Jubaedah dan masuk banget  ke mereka jadi baper dan karakter Jubaedah aku maininnya dapet banget. Jadinya ikutan ngomel. Kalau ketemu langsung ya cuma peran doang," ujar Hamidatun Syadiah. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved