Breaking News:

Gempa Bumi

GEMPA Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Maluku Utara, BMKG: Tak Berpotensi Timbulkan Tsunami

Gempa bumi magnitudo 5,2 melanda Provinsi Maluku Utara, Rabu (22/9/2021) pukul 19:03:31 WIB akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku.

Istimewa
Terjadi gempa bumi magnitudo (M) 5,2 melanda wilayah Provinsi Maluku Utara akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku, Rabu (22/9/2021) malam. Foto ilustrasi: Seismograph, alat pencatat gempa bumi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Provinsi Maluku Utara pada Rabu (22/9/2021)  pukul 19:03:31 WIB diguncang gempa bumi.

Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima di Jakarta, Rabu, gempa bumi magnitudo (M) 5,2 melanda wilayah Provinsi Maluku Utara akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku.

Informasi dari BMKG yang diterima di Jakarta, Rabu menyebutkan, pusat gempa terletak pada koordinat 1,9 lintang utara (LU) dan 126,57 bujur timur (BT).

Tepatnya pada jarak 136 kilometer ke arah barat laut Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara dengan kedalaman 42 kilometer.

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh BMKG, setelah memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya disebutkan bahwa gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal dengan pusat gempa berada di bawah laut.

Selanjutnya, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault) dan tidak berpotensi menyebabkan terjadinya tsunami.

Baca juga: Usai Gempa dengan Magnitudo 7,1 SR, BMKG Warning Terjadi Gempa Susulan di Melonguane, Sulawesi Utara

Baca juga: Warga Cakung Gempar atas Temuan Mayat Wanita Muda Tanpa Identitas Terbungkus Karung

Hasil monitoring BMKG menyebutkan, aktivitas gempa bumi susulan (after shock) baru terjadi sebanyak satu kali dengan Magnitudo sebesar 3,2.

Dampak yang timbul akibat gempa tersebut adalah benda-benda ringan yang digantung menjadi bergoyang dan guncangan gempa sempat dirasakan oleh masyarakat yang berada di daerah Manado dan Ternate dengan skala II MMI (Modified Mercalli Intensity).

Hingga saat ini, belum ada laporan dari masyarakat yang menyatakan adanya kerusakan akibat gempa tersebut.

Berdasarkan data yang didapat, masyarakat diimbau untuk mewaspadai terjadinya gempa susulan dan tetap tenang.

Baca juga: Gempa Bumi Guncang Cilacap, Dirasakan di Beberapa Kota Lain di Pesisir Pulau Jawa Bagian Selatan

Selain itu, masyarakat diharapkan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

BMKG juga meminta masyarakat supaya menghindari bangunan yang retak atau rusak, memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa serta memeriksa apabila terjadi kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan. (Antaranews)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved