Breaking News:

Berita Video

Cerita Warga Gunung Putri Pake Mobil Ambulans untuk Ikut Vaksin Drive Thru di Tol Jagorawi

Saya sengaja pakai ambulans untuk mengakomodir warga. Setiap hari paling sedikit 9 orang saya bawa.

Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Salah satu ketua RW di kawasan Gunung Putri, Bogor Jawa Barat, Wadi memanfaatkan vaksinasi drive thru di jalan tol Jagorawi (Jagorawi) demi warganya divaksin. 

Wadi mengajak warganya untuk divaksin dengan menggunakan ambulans karena banyak warganya belum mendapat vaksinasi covid 19.

"Bagi orang seperti saya, kegiatan ini sangat membantu. Apalagi kami bingung mendapatkan vaksin," kata Wadi saat ditemui di Gerbang Tol (GT) Cimanggis Utama KM 18, Rabu (22/9/2021). 

Baca juga: DATA Terbaru Jumlah Warga Indonesia yang Sudah Vaksinasi Covid19 Rabu 22 September

Dari Kampung Dedep, Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, setiap hari Wadi mengemudikan ambulance dan membantu warga yang ingin divaksin dengan membawanya ke vaksinasi drive thru di Tol Jagorawi.

"Saya sudah tiga  hari berturut-turut ke sini. Setiap harinya dua kali pulang pergi. Saya sengaja pakai ambulans untuk mengakomodir warga. Setiap hari paling sedikit 9 orang saya bawa," ujar Wadi.

Menurut Wadi, kuota vaksin yang tersedia di daerahnya sangat terbatas. Oleh karena itu, Wadi merasa bersyukur ada kesempatan vaksin di tol seperti ini.

Baca juga: Gelombang Ketiga Covid-19 Mengancam, Wagub DKI Ahmad Riza Patria Minta Masyarakat Ibu Kota Waspada

"Masih banyak warga yang belum divaksin. Saya sangat berharap bisa membawa banyak warga agar bisa divaksin," ucap dia.

Kegiatan vaksinasi drive thru ini bertajuk Serbuan Vaksin TNI. Kegiatan ini merupakan kerjasama Mabes TNI dan Jasa Marga. Rencananya kegiatan ini akan digelar hingga 30 September 2021 mendatang.

Koordinator kegiatan vaksin di KM 18, Pembantu Letnan Dua Eko Prasetyo mengakui terdapat sejumlah perangkat RT/RW yang membawa warganya untuk vaksin. Eko mengapresiasi inisiatif perangkat RT/RW tersebut.

"Kegiatan ini sudah dimulai sejak 1 September hingga 30 September. Sejauh ini sekitar sepuluh hari pelaksanaan, kami melihat dari hari ke hari, antusias warga terlihat sangat tinggi. Hari ini beberapa perangkat RT/RW memfasilitasi warganya datang ke KM 18," kata Eko.

Pantauan di lokasi, antrean kendaraan tampak padat merayap. Eko berharap penambahan petugas untuk membantu pengaturan lalu lintas dan lain-lain.

"Untuk tim saat ini, kita butuh adanya penambahan petugas keamanan, pengatur lalin. Mengingat antusias warga sangat tinggi," ujar Eko. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved