Breaking News:

Berita Bekasi

Cegah Banjir dari Sungai Cijambe, PMO Jabodetabek-punjur Angkat Sedimen hingga Pasang Jaring Apung

Project Management Office (PMO) Jabodetabek-punjur menyiapkan berbagai upaya solusi untuk mengatasi banjir dari Sungai Cijambe

Editor: Feryanto Hadi
Dokumentasi PMO Jabodetabek-punjur/Divia
Sedimentasi Sungai Cijambe yang telah diangkat, Senin (20/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI-- Selama satu tahun terakhir, terdapat penambahan titik banjir dan luapan air baru di Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Salah satu titik luapan air baru terjadi di wilayah Sungai Cijambe.

Sejak awal tahun 2020 hingga 2021, sebanyak 8 kecamatan di Kota Bekasi dan 18 kecamatan di Kabupaten Bekasi dilanda banjir saat musim hujan dengan ketinggian air mencapai 30-150 cm.

Bahkan, warga mendesak agar pemerintah segera melakukan normalisasi Sungai Cijambe.

Desakan itu diutarakan karena area permukiman warga dekat Sungai Cijambe itu kerap dilanda banjir.

Baca juga: Kali Jambe Kini Bersih dari Tumpukan Sampah, Sudah 100 Ton Terangkut dan Dibuang ke TPSA Burangkeng

Baca juga: Sering Dilanda Banjir 2 Meter, Warga Perumahan Jatimulya Regency Minta Pemkab Normalisasi Kali Jambe

Penyebab banjir tak hanya dari sampah tapi juga dari sedimentasi kali dan tersumbatnya aliran kali di titik crossing tol.

Menyikapi hal tersebut, bersama dengan pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, Project Management Office (PMO) Jabodetabek-punjur menyiapkan berbagai upaya solusi untuk mengatasinya.

Hal ini disampaikan oleh Direktur PMO Jabodetabek-punjur, Wisnubroto Sarosa.

PMO Jabodetabek-punjur, merupakan tim kerja di bawah Ketua Tim Koordinasi dan Tim Pelaksana Jabodetabek-punjur sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jabodetabek-punjur.

Baca juga: Kementerian PUPR Segera Siapkan DED untuk Normalisasi Kali Jambe di Bekasi

PMO Jabodetabek-punjur diberikan tugas dan kewenangan untuk sinkronisasi program dan anggaran, inovasi, dan debottlenecking isu permasalahan perkotaan seperti banjir, sampah dan sanitasi, ketersediaan air bersih, kemacetan, kawasan kumuh dan bangunan ilegal, serta kebutuhan lahan pantai utara.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved