Breaking News:

Berita Nasional

Bulog Klaim Telah Serap 1 Juta Ton Beras dari Petani Lokal

Awaludin Iqbal mengatakan realisasi pengadaan beras dalam negeri per hari ini mencapai 1.003.088 ton

Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews.com/Herudin
ILUSTRASI - Buruh angkut menata karung-karung beras Bulog 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perum Bulog kembali melaksanakan salah tugasnya mengamankan harga gabah beras di tingkat petani, dengan menyerap beras petani dalam negeri selama masa pandemi Covid-19.

Per tanggal 22 September 2021 Bulog telah melakukan pembelian beras mencapai 1 juta ton dengan melibatkan kelompok tani (gapoktan), penggilingan dan berbagai stakeholder lainnya.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Awaludin Iqbal mengatakan realisasi pengadaan beras dalam negeri per hari ini mencapai 1.003.088 ton yang tersebar di semua wilayah kerja Perum Bulog seluruh Indonesia.

Baca juga: Periksa Kapolres Metro Jakarta Pusat soal Dugaan Pelecehan di KPI, Komnas HAM Tanya Soal Ini

Menurutnya, ini merupakan hasil kerja keras seluruh jaringan Bulog di seluruh Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

“Keberhasilan kita dalam melakukan penyerapan beras dalam negeri ini merupakan kerja keras Satuan Kerja Pengadaan (Satker ADA) Perum Bulog dan komitmen Mitra Kerja yang tidak henti-hentinya menyerap beras di tingkat petani,” ujar Awaludin, Rabu (22/9/2021).

“Tercatat dari awal tahun 2021 hingga per hari ini beras dalam negeri sudah terserap sebanyak 177 ribu ton setara beras oleh Satker ADA dan penyerapan yang dilakukan oleh Mitra Kerja Binaan (Koperasi dan Non Koperasi) sebanyak 826 ribu ton,” sambungnya.

Baca juga: Salurkan Beras PPKM Tahap II, Kemensos Tingkatkan Koordinasi dengan Perum Bulog dan PT Pos Indonesia

Awaludin kembali melanjutkan, penyerapan beras dalam negeri ini sangat membantu petani Indonesia yang kesulitan menjual beras mereka selama pandemi Covid-19 dan penyerapan ini juga berdampak pada stabilisasi harga di tingkat petani.

“Selain untuk memupuk stok sebagai cadangan beras pemerintah, kegiatan penyerapan gabah/beras petani dalam negeri ini juga menggerakkan perekonomian di tingkat petani sehingga dapat memulihkan roda perekonomian selama pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Awaludin Iqbal juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras karyawan Bulog yang bekerja siang dan malam dengan pola shifting atau piket yang terkelola dengan baik di tengah situasi pandemi Covid-19.

Baca juga: Buwas Ngaku Bulog tak Berniat Kecewakan Masyarakat Terkait Kualitas Beras Bantuan yang Buruk

Sehingga kegiatan operasional di Perum Bulog termasuk kegiatan penyerapan gabah/beras dalam negeri tetap terlaksana dengan baik. (Bambang Ismoyo)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved