Vaksinasi Covid 19

Tren Peserta Vaksinasi Tahap 4 di Kecamatan Beji Depok Menurun, Jumlahnya Kini Hanya 30 Persen

Kecamatan Beji Depok akhiri vaksinasi tahap 4, tren peserta menurun capaian Vaksinasi 20-30 Persen dari target 1000 dosis per hari.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Tren Peserta Vaksinasi Tahap 4 di Kecamatan Beji Depok Menurun, Jumlahnya Kini Hanya 30 Persen. 

WARTAKOTALIVE.COM - DEPOK - Tren peserta vaksinasi tahap 4 di Kecamatan Beji Depok menurun, Jumlahnya kini hanya 30 persen. 

Setelah menyelesaikan vaksinasi tahap ketiga yang berlangsung dari tanggal 15-17 September 2021, Kecamatan Beji, Depok, memperpanjang pelaksanaan vaksinasi ke tahap empat.

Tahap empat vaksinasi di Kecamatan Beji, Depok berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 18-20 September 2021.

Baca juga: Camat Beji Depok Perintahkan Pengurus RW Kembalikan Dana Bansos BST yang Dipotong Rp 50.000 ke Warga

Baca juga: Ingin Sekali Belajar Tatap Muka di Sekolah, Nadia Beranikan Diri Ikut Vaksinasi di Kecamatan Beji

Camat Beji, Depok, Hendar Fradesa mengatakan, untuk partisipasi warga yang mengikuti vaksinasi tahap empat ini trennya menurun.

"Di hari pertama (Sabtu 18 September) cukup rendah mencapai angka 122 pendaftar, terdiri dari 93 orang vaksin dosis pertama, 21 orang vaksin dosis kedua, dan 8 orang tunda vaksin," sebut Hendar kepada Wartakotalive, Senin (20/9).

Menurut Hendar, tren penurunan partisipasi warga untuk vaksin dikarena sudah banyak warga yang melakukan vaksin dosis pertama dan warga lebih banyak yang mencari dosis kedua.

"Untuk mencari orang yang mau vaksin kita juga setiap hari woro-woro pake mobil Satpol PP tapi memang kondisinya sudah tidak sebanyak seperti vaksinasi tahap pertama sampai tahap tiga. Yang jelas trennya sudah menurun tingkat partisipasinya," ucapnya.

Untuk hari kedua pelaksanaan vaksinasi tahap empat, Minggu (19/9), yaitu 264 pendaftar yang terdiri dari 217 orang vaksin dosis pertama, 36 orang vaksin dosis kedua dan 11 orang yang tunda vaksin.

Sementara untuk hari ketiga, Senin (20/9) ada 225 pendaftar yang terdiri dari 173 orang vaksin dosis pertama, 27 orang vaksin dosis kedua dan 25 orang yang tunda vaksin.

"Gagal vaksin itu masih mendominasi itu hipertensi, penyintas Covid-19 yang kurang dari tiga bulan dan ada juga yang NIK (Nomor Induk Kependudukan) bermasalah," ucap Hendar.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini Selasa 21 September, BMKG: Siang Hingga Malam Diguyur Hujan

Menurut Hendar, NIK yang bermasalah yang kerap ditemukan adalah NIK tersebut tidak tervalidasi.

"Karena setiap orang punya NIK itu bisa langsung dicek apakah NIKnya itu valid atau tidak, kendalanya itu NIK nya tidak dikenal padahal asli KK maupun KTPnya, nah itu perlu proses validasi yang bisa dilakukan oleh pihak Kemendagri yang dibantu pelayanannya melalui Disdukcapil," ungkap Hendar.

"Ada juga masalah NIK yang sudah terpakai untuk vaksin. Namanya bener si A, tapi mungkin saat input nomor NIK atau tanggal lahirnya salah, jadi status si A sudah tervaksin, padahal si A belum tervaksin," ujarnya.

Baca juga: Kabar Gembira, Pemkot Depok Perpanjang Gebyar Vaksinasi Covid-19 di 11 Kecamatan, Catat Tanggalnya

Menurut Hendar, untuk alokasi dosis vaksin tahap empat ini mencapai 1000 dosis per hari. Alokasi ini lebih besar dibandingkan alokasi dosis pada tahap tiga.

"Kalau tahap tiga kemarin alokasi dosis per hari 500 kita bisa capai diangka 84 persen, tapi untuk tahap keempat ini karena alokasinya 1.000 per hari kita cuma bisa capai diangka 20-30 persen, itupun ada warga yang diluar kecamatan beji tetap kita layani," sebut Hendar.

Hendar menyebutkan, bahwa untuk vaksinasi dosis pertama di Kecamatan Beji sudah berakhir hingga tahap keempat. Nantinya pada Rabu 22 September akan diadakan vaksinasi untuk dosis kedua pada pelaksanaan vaksinasi tahap satu. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved