Breaking News:

Berita Nasional

Propam Polri Periksa Kepala Rutan Bareskrim Terkait Kasus Penganiayaan Terhadap Muhammad Kece

Div Propam Polri memeriksa Kepala Rumah Tahanan Negara Bareskrim dalam kasus dugaan penganiayaan Muhammad Muhammad Kece, Selasa (21/9/2021).

twitter
Hari ini, Selasa (21/9/2021), Div Propam Polri memeriksa Kepala Rutan Bareskrim. Wajah terbaru Muhammad Kece yang lebam karena dianiaya sesama tahanan yakni Napoleon Bonaparte. Jendral bintang dua telah menghinannya karena tak terima agamanya dihina M Kece. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Senin (20/9/2021) kemarin Divisi Propam Polri memeriksa petugas Rutan Bareskrim Polri terkait kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece di dalam Rutan Bareskrim yang dilakukan oleh Irjen Napoleon Bonaparte.

Hari ini, Selasa (21/9/2021), Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri memeriksa Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bareskrim dalam kasus dugaan penganiayaan Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.

Kepala Div Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menyebutkan, total ada tujuh anggota Polri yang diperiksa hari ini, di antaranya kepala rutan dan petugas penjaga tahanan Rutan Bareskrim Polri.

Video: M Kece Dianiaya Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim, Dihajar dan Dilumuri Kotoran Manusia

"Hari ini Divisi Propam Polri telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap anggota Polri dalam kasus penganiayaan Muhammad Kece," kata Sambo.

Menurut Sambo, pemeriksaan terhadap kepala rutan dan enam petugas penjaga tahanan itu meliputi penyelidikan awal, penyidikan, dan penyusunan resume untuk gelar perkara.

Pemeriksaan bagi anggota Polri itu, kata Sambo, berdasarkan PP No 2/2003 pasal 4 (d) dan (f) yakni pelanggaran disiplin tidak melaksanakan disiplin, tidak melaksanakan SOP dalam melakukan jaga tahanan, pelanggaran terkait peraturan kedinasan.

Baca juga: Napoleon Bonaparte Diduga Dibantu Eks Panglima FPI Aniaya Muhammad Kece

Baca juga: Polisi Belum Tetapkan Tersangka Walaupun Irjen Bonaparte Akui Dalang Penganiayaan Muhammad Kece

Selain tujuh anggota Polri yang bertugas di Rutan Bareskrim Polri, Div Propam Polri juga melakukan pemeriksaan terhadap satu orang tahanan berinisial H alias C, sebagai saksi.

H alias C merupakan tahanan sipil, pemeriksaan sebagai saksi terkait pelanggaran etik dan profesi yang diduga dilakukan anggota Polri, pada saat terjadi saat penganiayaan terjadi.

Salain itu, kata Sambo, Div Propam Polri juga berencana memeriksa Irjen Pol Napoleon Bonaparte, namun pemeriksaan tersebut masih menunggu izin dari Mahkamah Agung.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved