Breaking News:

Pakai Knalpot Bising, 80 Pengendara Motor Terancam Dibui

Sebanyak 80 kendaraan bermotor kena tilang Operasi Patuh Jaya 2021 karena pakai knalpot bising dan terancam dipidana atau denda.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota
Polisi bersiap laksanakan Operasi Patuh Jaya 2021, Senin (20/9/2021) di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak 80 kendaraan bermotor kena tilang Operasi Patuh Jaya 2021 karena pakai knalpot bising.

Ke-80 pengendara motor itu terancam kena pidana atau denda Rp 250.000.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono mengatakan 80 motor itu kedapatan memakai knalpot yang tak sesuai standar.

Baca juga: Sebanyak 2.560 Kendaraan Telah Ditilang di Hari Pertama Penyelenggaraan Operasi Patuh Jaya 2021

Pelanggaran di dapat saat operasi patuh jaya hari pertama Senin (20/9/2021).

"Knalpot tidak standar ada 80 pelanggaran. Kemudian pelanggaran penggunaan rotator ada enam kendaraan," ujar Argo dikonfirmasi Selasa (21/9/2021).

Namun kata Argo, jenis pelanggaran terbanyak ialah lawan arus sebanyak 544 kendaraan. Kemudian melanggar rambu larang parkir 347 kendaraan.

Baca juga: Pengendara Motor Knalpot Bising Target Operasi Patuh Jaya, Kenapa? Ini Penjelasan Kapolda Metro Jaya

Tak menggunakan helm 333 pelanggaran. Masuk jalur transjakarta 202, dan ganjil genap enam pelanggaran.

Sementara jenis pelanggaran lalu lintas lainnya sejumlah 1.044 kendaraan.

Diketahui penggunaan knalpot tak sesuai standar melanggar ketentuan Pasal 285 ayat 1 Juncto Pasal 106 ayat 3 Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ.

Dimana isi pasal tersebut ialah setiap orang mengemudikan sepeda motor di jalan tidak memenuhi syarat teknis dan laik jalan dipidana dengan pidana kurungan satu bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved