Breaking News:

Berita Bekasi

Jangan Sampai PTMT Munculkan Klaster Baru, Kadisdik Kabupaten Bekasi Sampaikan Pesan Ini ke Sekolah

Ia pun mengimbau seluruh pihak sekolah mengatur jarak para orang tua murid yang mengantar-jemput anaknya sehingga tak terjadi kerumunan.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Warta Kota/Rangga Baskoro
ILUSTRASI --- Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan saat meninjau SMPN 01 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (6/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG --- Pihak Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bekasi meminta Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi mulai dari tingkat desa dan kecamatan untuk menegur pihak sekolah apabila terdapat sekolah yang lalai dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Seruan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda, saat dikonfirmasi soal pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

Menurut Carwinda, ia berharap, PTMT ini bisa menjadi masa transisi ke pembelajaran tatap muka seperti biasanya.

Mengacu pada surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, jika PTMT berhasil dijalankan, maka akan menjadi masa transisi ke masa adaptasi kebiasaan baru selama dua bulan. 

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Bekasi Targetkan Kekebalan Komunal di Oktober 2021, Begini Penjelasan Pj Bupati

Baca juga: Disdik Imbau Pengelola Sekolah di Kabupaten Bekasi Mengatur Jarak Orang Tua Murid Saat Antar Jemput

"Kalau dua bulan status Covid-19 berubah, kita minta arahan, apakah tetap menggunakan masker atau tetap 50 persen atau seperti apa? Kalau Disdik sih tetap mengikuti aturan dari pemerintah provinsi dan pusat," kata Carwinda, Senin (20/9/2021). 

Ia pun mengimbau seluruh pihak sekolah mengatur jarak para orang tua murid yang mengantar-jemput anaknya sehingga tak terjadi kerumunan.

Terlebih lagi, bagi orang tua yang anak-anaknya masih duduk di bangku kelas 1 dan 2 yang masih harus didampingi saat pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) digelar di sekolah.

"Kelas satu dan dua ini kan baru masuk sekolah juga dan mereka ingin diantar orang tuanya, jadi banyak orang tua yang datang ke sekolah. Dengan begitu, orang tua ini harus diatur, jangan sampai menimbulkan kerumunan," paparnya.

Protokol kesehatan harus secara konsisten dijalankan pihak sekolah agar tak menimbulkan klaster baru meski PTMT telah kembali digelar.

"Yang pasti kita menekankan kepala sekolah, jaga kepercayaan ini, siswa dan guru harus ikuti aturan, menggunakan masker, jaga jarak, jangan sampai ada kerumunan," jelasnya.

BACA BERITA SELENGKAPNYA : 

Disdik Kabupaten Bekasi Minta Satgas Covid-19 Tegur Saja Pihak Sekolah yang Lalai Terapkan Prokes,

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved