Breaking News:

DPRD Jabar Desak Pemkab Bekasi Atasi Bencana Kekeringan di Sukawangi

Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Syahrir mendorong Pemkab Bekasi agar segera menuntaskan bencana kekeringan dan krisis air bersih di Sukawangi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Syahrir saat mengunjungi Kampung Kedungringin, Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi. 

WARTAKOTALIVE.COM, Sukawangi - Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Syahrir mendorong Pemkab Bekasi agar segera menuntaskan bencana kekeringan dan krisis air bersih yang melanda Kampung Kedungringin, Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi.

Dukungan tersebut yakni membantu menjembatani antara BBWS dengan Pemkab Bekasi guna meningkatkan komunikasi dalam mencari solusi.

"Memang harus melalui BBWS ini harus diatensi sepenuhnya, nah nanti dorongan kita ke BBWS nanti akan kita buka kan komunikasi dengan BBWS untuk memenuhi atau mengembalikan fungsi kali untuk mengalirkan air bersih kepada masyarakat se-Kabupaten Bekasi, itu harapan dari pemda," kata Syahrir di lokasi, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Pemkab Bekasi Berjibaku Atasi Krisis Air Bersih Akibat Bencana Kekeringan yang Dialami Ribuan Warga

Syahrir yang sekaligus datang untuk membawa bantuan air bersih bagi masyarakat di dapilnya tersebut, juga akan mendiskusikan untuk membuat satelit air setelah melakukan berbagai kajian.

Pasalnya, sumur buatan warga sedalam 20 meter tak lagi mampu menghasilkan kualitas air yang layak konsumsi.

"Nah tadinya kita juga ingin mengkaji dalam hal ini, ada dari ahli geologi Jawa Barat sudah kita turunkan ke sini tapi nanti kita lihat masukkannya seperti apa, nah mungkin kedalaman 60 meter dan lain-lain nanti ini akan jadi studi kasus atau studi kelayakannya nanti kita koordinasi juga dengan Pemkab Bekasi," ujarnya.

Sebagai solusi jangka pendek, pihaknya akan mengirim pasokan air bersih kepada warga sebanyak 5 kali dalam sepekan.

"Sementara akan kami kirimkan bantuan air bersih, ada 2 atau 3 mobil tangki air bersih lah, yang minggu ini dikirim sebanyak 5 kali. Kedepan nanti kami lihat lagi kebutuhannya seperti apa," tutur Syahrir. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved