Rekaman CCTV Aksi Begal Motor Disebut Tahun 2000, Penyebar Video Tunjukkan Ceceran Darah Korban

Penyebar video menunjukkan ceceran darah korban untuk menunjukkan aksi begal motor di dekat Kali CBL terjadi baru-baru ini.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Bayu, seorang warga di kawasan Jalan Raya Kali CBL, Kampung Kedaung, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, saat menunjukkan bekas percikan darah korban pembegalan. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBITUNG - Baru-baru ini tersebar viral video CCTV aksi seorang pemuda melawan dua orang pembegal motor di kawasan Jalan Raya Kali CBL, Kampung Kedaung, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Meski melawan dengan tangan kosong, pemuda pemberani tersebut harus merelakan motornya dirampas lantaran terluka di bagian tangan akibat serangan senjata tajam.

Para netizen sempat meragukan rekaman CCTV tersebut, lantaran waktu yang tertera menunjukkan kejadian itu terjadi pada tahun 2000.

Baca juga: Dituduh Pelaku Aksi Begal Motor oleh Driver Ojol, Pria Ini Lompat ke Kali Sekretaris Tanjung Duren

Terkait hal tersebut, Bayu (34), pemilik CCTV yang juga sekaligus jadi orang yang menyebarkan video viral itu, menyanggah pernyataan netizen.

"Kalau terkait tahun yang tertera di CCTV, memang tahun 2000, tapi kejadiannya benar terjadi pada Sabtu (18/9/2021) dini hari kemarin, jam 3 pagi itu kejadiannya," ucap Bayu di lokasi.

Ada pun waktu yang tertera di CCTV yang menunjukkan tahun 2000 tersebut, dikarenakan ia tak melakukan pengaturan ulang mana kala di rumahnya mati lampu.

Baca juga: Kepergok Beraksi, Begal Motor di Kemayoran Ditangkap Begini Kronologinya

"CCTV itu kan kalau listriknya mati, pengaturan waktunya kembali lagi saat pertama kali dia diprogram. Nah di sini sering banget mati lampu, makanya saya malas setting-setting lagi. Tapi kejadiannya benar pas Sabtu kemarin," tuturnya.

Bahkan Bayu yang juga sebagai pemilik tempat cucian mobil di mana lokasi pembegalan terjadi, sempat keluar rumah dan melihat korban berlari sambil meminta pertolongan setelah motornya dirampas.

"Pas saya keluar rumah, korban itu masih lari ngejar pembegalnya. Darahnya bercucuran di tempat usaha saya. Terus kayaknua dia ditolong sama pemotor yang lewat," ucap Bayu.

Baca juga: Tak Segan Lukai Korbannya, Pelaku Begal Motor Sadis di Tanjung Priok Ditangkap

Kejadian yang terekam di CCTV kemudian disebarkannya ke media sosial dan beberapa grup percakapan singkat hingga akhirnya viral di dunia maya.

"Saya sebar memang ke grup-grup WA, ke medsos-medsos, karena di sini sering banget kejadian dan rawan. Motor saya juga pernah hilang di rumah," tuturnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved